Xiaomi memutuskan membatalkan proyek ponsel pintar tipis Xiaomi 17 Air pada menit-menit terakhir sebelum produksi massal. Keputusan ini diambil demi menjaga kualitas pengalaman pengguna.

Presiden Xiaomi, Lu Weibing, menyampaikan pembatalan tersebut dalam sebuah siaran langsung baru-baru ini. Informasi ini dilansir dari Tekno Kompas.

>>> iQoo 15T Resmi Meluncur di China, Baterai 8.000 mAh dan Kamera 200 MP

com pada Senin (18/5/2026).

Manajemen Xiaomi menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah melalui perencanaan dan riset awal yang matang. Perangkat keras tersebut dinilai menuntut terlalu banyak kompromi dari segi teknis.

Menurut Lu Weibing, desain bodi yang terlalu tipis menyulitkan insinyur untuk menyematkan komponen berperforma tinggi.

Hambatan utama terletak pada ruang untuk baterai berkapasitas besar dan sistem pendingin yang optimal.

Perusahaan menyimpulkan bahwa spesifikasi fisik yang menyerupai lini iPhone Air tidak akan memenuhi standar performa harian yang diharapkan konsumen Xiaomi.

>>> iQOO Resmi Luncurkan iQOO 15T dengan Layar 144Hz dan Kamera 200MP

Akibatnya, seluruh proyek dihentikan pada tahap purwarupa.

Sebelum pengumuman resmi, cetakan rekayasa awal perangkat ini sempat beredar luas di internet sejak Januari 2026 melalui unggahan pembocor Bald Panda.

Data teknis bocoran menunjukkan ketebalan sekitar 5,5 mm dengan layar 6,59 inci.

Bodi tersebut sedikit lebih tipis dari prediksi dimensi iPhone 17 Air yang berada di angka 5,6 mm.

Purwarupa Xiaomi 17 Air juga menampilkan modul kamera belakang ganda yang disusun secara horizontal.

>>> Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus pada AI dan Ekosistem Digital

Desain eksterior itu kini dipastikan hanya menjadi bagian dari eksplorasi internal perusahaan. Perangkat tersebut tidak akan pernah dirilis secara komersial ke pasar global.