"Maksudnya kalau saya oke minta maaf, berarti saya mengakui dong kalau saya tuh melakukan hal ini. Gak dong, saya harus mempertaruhkan keadilan.

Gak bisa dong saya difitnah kayak gini," ujar Erin.

Erin berharap fakta yang sebenarnya dapat terungkap melalui proses hukum, termasuk dengan memanfaatkan bukti rekaman CCTV yang terpasang di area kediamannya.

"Saya mau menempuh proses hukum. Biar biarkan proses hukum itu bekerja sesuai fakta, biar ada efek jera.

Saya sudah bikin laporan fitnah dan pencemaran nama baik dan undang-undang ITE-nya, ada dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan," pungkas Erin.

Di sisi lain, Erin mengklaim memiliki bukti kuat mengenai pelanggaran privasi yang dilakukan Herawati, seperti memotret anak-anaknya tanpa izin serta merokok di dalam rumah.

>>> BMKG Catat Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran dan Sukabumi

Proses hukum kedua belah pihak kini masih berjalan di kepolisian.