PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan bahwa pembeli mobil pertama atau first car buyer menjadi penopang utama penjualan kendaraan mereka di Indonesia.

Hal ini terjadi di tengah daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya.

>>> Kemenhub Wajibkan Industri Karoseri Utamakan Standar Keselamatan Bus

Segmen konsumen ini dinilai masih memiliki kebutuhan tinggi terhadap kendaraan pribadi yang terjangkau dan efisien.

Karakter pasar Daihatsu sejak lama memang didominasi oleh konsumen yang baru pertama kali memiliki mobil.

"Kalau kami tidak turun, lebih ke arah memang marketnya masih ada. First car buyer," ujar Sri Agung di Tangerang, Rabu (20/5/2026).

Ekspansi ke Wilayah Rural

Ekspansi pasar ke wilayah rural dan remote menjadi salah satu kekuatan Daihatsu saat ini. Kontribusi dari daerah tersebut terus meningkat.

ADM mencatat bahwa lebih dari 50 persen pertumbuhan pasar mereka kini berasal dari luar kota besar. "Wilayah yang mungkin sebelumnya tidak dijangkau, sekarang kita yang jangkau.

>>> Land Rover Kembangkan Defender Lebih Gahar dari Octa

Jadi marketnya memang masih ada," katanya.

Profil pembeli mobil pertama di Indonesia sangat beragam. Mereka tidak hanya berasal dari pekerja formal berpenghasilan tetap, tetapi juga dari sektor informal.

Skema Pembiayaan Fleksibel

Untuk menjaga keterjangkauan, Daihatsu menyiapkan berbagai skema pembiayaan fleksibel. Skema tersebut meliputi tenor panjang dan penyesuaian uang muka.

"Daihatsu sangat memperhatikan bukan hanya daya beli, tapi juga daya bayar," ujar Sri Agung.

Strategi pembiayaan ini dinilai penting untuk menjaga pergerakan pasar kendaraan entry level di tengah tekanan ekonomi.

>>> Hyundai Recall 54.337 Elantra Hybrid karena Risiko Overheat dan Kebakaran

Selain pembiayaan fleksibel, Daihatsu konsisten mempertahankan strategi produk yang fokus pada harga terjangkau dan efisiensi biaya operasional. Hal ini terutama ditujukan bagi konsumen di luar kota besar.