Kemenhub Wajibkan Industri Karoseri Utamakan Standar Keselamatan Bus
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa pertumbuhan kapasitas produksi industri karoseri nasional wajib memprioritaskan keselamatan dan perlindungan pengguna jasa jalan raya.
Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Utomo Harmawan, dalam pembukaan pameran Busworld Southeast Asia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).
>>> Land Rover Kembangkan Defender Lebih Gahar dari Octa
Menurut Utomo, ekspansi industri karoseri dalam memenuhi kebutuhan angkutan umum harus dikawal ketat dengan regulasi teknis.
"Modernisasi kendaraan dan ekspansi industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan standar keselamatan, pemenuhan aspek teknis kendaraan, perlindungan bagi pengguna jasa, serta penguatan budaya keselamatan," ujarnya.
Pembaruan armada dinilai positif jika masyarakat merasakan langsung rasa aman di lapangan.
"Dengan demikian, pertumbuhan industri tidak hanya menghasilkan peningkatan kapasitas produksi, tapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui layanan transportasi yang lebih aman dan berkualitas," tutur Utomo.
>>> Hyundai Recall 54.337 Elantra Hybrid karena Risiko Overheat dan Kebakaran
Di tingkat global, tren bus modern mulai mengintegrasikan fitur keselamatan aktif berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan, bukan hanya kemewahan desain.
General Manager Busworld International, Vincent Dewaele, menyatakan perkembangan teknologi digital pada armada masa kini berkontribusi besar menekan potensi risiko kecelakaan lalu lintas.
"Hari ini kita melihat bus yang lebih pintar, armada yang saling terhubung, perawatan yang didorong oleh AI, sistem keselamatan mutakhir, teknologi otonom, dan peningkatan pengalaman mobilitas yang berpusat pada penumpang," kata Vincent.
>>> BMW Vision Alpina Concept Dibangun di Atas Platform 8-Series yang Sudah Discontinued
Implementasi standar keselamatan global membutuhkan kerja sama dari seluruh ekosistem transportasi, termasuk operator bus, penyedia infrastruktur, dan komitmen pengawasan pemerintah.
Update Terbaru
New York Knicks Catat Comeback Terbesar di Postseason, Kalahkan Cavaliers
Kamis / 21-05-2026, 15:04 WIB
Tren PHK akibat AI Masih Berlanjut, Meta Rumahkan 8.000 Pegawai
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Raffi Ahmad Bantah Tudingan Irfan Hakim Manfaatkan Kekayaannya
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Kolega Bantah Amitabh Bachchan Rawat Inap, Klarifikasi Pemeriksaan Rutin
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini: Captain Phillips dan Stratton
Kamis / 21-05-2026, 14:59 WIB
Carlos Miguel Bela Kualitas Palmeiras Usai Kalah dari Cerro Porteno
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Aptrindo Usulkan Jalan Tengah untuk Kebijakan Zero ODOL 2027
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Jadwal MPL ID S17 Pekan 9: Tujuh Tim Berebut Tiket Playoff
Kamis / 21-05-2026, 14:55 WIB
ShopeePay Bebaskan Biaya Admin untuk Kirim Uang dan Tarik Tunai
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Obsesi Catur Online dan Begadang Antar Emery Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Jadon Sancho Ukir Rekor Spesial Usai Bawa Aston Villa Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
Borussia Monchengladbach Cukur SC Spelle-Venhaus Enam Gol dalam Laga Uji Coba
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Resmi Hadirkan Teknologi Plug-In Hybrid DM G.A.S.S di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Gelar Festival Teknologi Elektrifikasi Gratis di GBK Senayan
Kamis / 21-05-2026, 14:49 WIB






