Aston Villa Juara Liga Europa Usai Kalahkan Freiburg 3-0
Aston Villa berhasil meraih gelar juara Liga Europa 2025/2026.
Mereka mengalahkan Freiburg dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan final di Besiktas Park, Istanbul, pada Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
>>> San Antonio Spurs Tak Berkutik Hadapi Oklahoma City Thunder
Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang klub asal Birmingham selama 30 tahun. Terakhir kali Aston Villa merasakan trofi juara adalah pada 1996.
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers. Ini menjadi trofi Liga Europa pertama sepanjang sejarah klub.
Pencapaian bersejarah ini juga mengakhiri dahaga gelar kompetisi tingkat Eropa bagi The Villans. Mereka terakhir kali memenangkan Piala Champions Eropa pada tahun 1982.
Pertandingan final turut dihadiri oleh pendukung setia Aston Villa, Pangeran William. Ia menyaksikan langsung seluruh jalannya laga dengan penuh ekspresi emosional.
Melalui media sosial setelah laga, Pangeran Wales menyampaikan pesan emosional. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran skuad dan pihak yang terhubung dengan klub.
"Malam yang luar biasa! Selamat besar untuk seluruh pemain, tim, staf, dan semua orang yang terhubung dengan klub ini.
Empat puluh empat tahun sejak terakhir kali merasakan trofi Eropa," ujar Pangeran William.
>>> Thunder Samai Kedudukan Usai Tekuk Spurs 122-113 pada Gim 2
Ia memberikan apresiasi khusus kepada gelandang Aston Villa yang sedang cedera.
"Ucapan spesial untuk Boubacar Kamara yang sedang cedera, tetapi menjadi bagian penting dari tim ini dan membantu membangun fondasi kesuksesan ini," lanjutnya.
Dukungan langsung dari anggota keluarga kerajaan Inggris tersebut mendapat respons positif. Kapten Aston Villa, John McGinn, mengatakan kepada TNT Sports bahwa Pangeran William adalah pria yang sangat berkelas.
"Dia datang ke ruang ganti sebelum pertandingan. Dia benar-benar seperti orang biasa dan sangat menyenangkan mendapat dukungannya," ujar McGinn.
Hubungan emosional Pangeran William dengan klub ini bermula sejak sekolah. Ia enggan mengikuti arus mayoritas temannya yang mendukung Manchester United atau Chelsea.
"Saya ingin mendukung tim yang mungkin berada di papan tengah dan bisa memberikan momen emosional yang naik turun," kata Pangeran William dalam wawancara bersama BBC pada 2015.
>>> Cerro Porteno Hentikan Rekor Kandang Palmeiras di Copa Libertadores
Pangeran William lahir tepat 26 hari setelah momen bersejarah Aston Villa menjuarai Piala Champions Eropa tahun 1982 setelah mengalahkan Bayern Munchen.
Update Terbaru
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
Kamis / 21-05-2026, 15:59 WIB
Anduril dan Meta Kembangkan Headset AR Canggih untuk Militer AS
Kamis / 21-05-2026, 15:59 WIB
Cara Mengaktifkan Fitur Bantuan Tidur Bawaan di iPhone
Kamis / 21-05-2026, 15:58 WIB
General Sale The Weeknd Jakarta Dibuka, 18 Ribu Orang Antre
Kamis / 21-05-2026, 15:58 WIB
Pemprov Kalteng Hapuskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor hingga Juli 2026
Kamis / 21-05-2026, 15:55 WIB
Microsoft Surface Laptop 2026 Resmi Meluncur, Bawa Fitur AI dan Tantang MacBook
Kamis / 21-05-2026, 15:54 WIB
Bocoran iPhone 18: Jadwal Rilis Terpisah dan Kamera Variable Aperture
Kamis / 21-05-2026, 15:54 WIB
Kisah Rotterdam 1982 Menginspirasi Kesuksesan Aston Villa Raih Trofi Eropa
Kamis / 21-05-2026, 15:53 WIB
BYD Beri Sinyal Atto 1 Bakal Diproduksi Lokal di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 15:53 WIB
Daftar Kode Redeem Solo Leveling Arise Terbaru Mei 2026
Kamis / 21-05-2026, 15:50 WIB
Kalista Ungkap Tantangan Infrastruktur Uji Coba Bus Listrik AKAP
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
D'Masiv Rilis Lagu Baru dan Bersiap Rekaman di Abbey Road Studios
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
Michael Carrick Pertahankan Diogo Dalot di Tengah Rumor Transfer
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB
Sharp Luncurkan Speaker Portable SASPro Series, Bisa Karaoke dan Live Band Tanpa Kabel
Kamis / 21-05-2026, 15:48 WIB






