Akui Lalai, Sutradara Perfect Crown Klarifikasi sampai Nangis
Sutradara Park Joon-hwa meminta maaf sekaligus memberikan klarifikasi emosional terkait kontroversi akurasi sejarah dalam drama Perfect Crown. Ia menegaskan kekeliruan itu murni kelalaian imajinasi, bukan kesengajaan mendistorsi sejarah.
Dalam wawancara dengan Korea JoongAng Daily pada Rabu (20/5), Park Joon-hwa tampak emosional hingga menitikkan air mata.
>>> KPop Demon Hunters Betah Kuasai Top 10 Netflix Global 48 Pekan
Ia meluruskan polemik yang menggelinding sejak drama tersebut berakhir pada Sabtu (16/5).
Park menyatakan siap pasang badan dan menanggung seluruh konsekuensi secara jantan.
"Dari awal hingga akhir, saya yang bertanggung jawab penuh atas apa yang ada di dalam drama ini," ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya harus menghadapi dan meluruskan kritik yang muncul akibat ketidakmampuannya mengawal detail estetika produksi.
Kontroversi Mahkota dan Seruan Takhta
Kontroversi bermula dari episode 11 yang tayang Jumat pekan lalu.
Karakter Grand Prince I-An (Byeon Woo-seok) naik takhta dengan mahkota sembilan untaian manik-manik, sementara abdi istana meneriakkan "Cheonse!"
Detail ini memicu kemarahan publik Korea.
Secara historis, mahkota sembilan untaian dan seruan "Cheonse" menandakan status wilayah bawahan atau dinasti yang tunduk pada kekaisaran lain, seperti era Joseon sebelum merdeka.
Seharusnya, untuk menggambarkan Korea sebagai monarki berdaulat, penguasa mengenakan mahkota 12 untaian (sibi myeollyugwan) seperti Raja Gojong saat mendeklarasikan Kekaisaran Korea pada 1897, dengan seruan "Manse!"
Kritik juga ditujukan pada adegan minum teh oleh Seong Hui-ju (IU) yang dianggap meniru tata cara minum teh China.
Sutradara menjelaskan kesalahan ini lahir dari pandangannya yang kaku terhadap konsep sejarah alternatif.
>>> Sinopsis Star Wars: The Mandalorian and Grogu, Petualangan Baru Din Djarin
Update Terbaru
MA Akan Usulkan Pencopotan Hakim Djuyamto Cs ke Presiden Setelah Inkrah
Senin / 06-07-2026, 11:56 WIB
Kartu Merah Quansah, Kane Bawa Inggris Ungguli Meksiko 3-1
Senin / 06-07-2026, 11:56 WIB
Kolombia Kalahkan Ghana, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 11:53 WIB
Logo Bunga Mirip Louis Vuitton, Molly Tea Didenda Rp27 Miliar
Senin / 06-07-2026, 11:53 WIB
Pertamina Rampungkan Penataan 31 Entitas hingga Juni 2026
Senin / 06-07-2026, 11:53 WIB
Victor Guzman Resmi Gabung Toluca, Siap Hadapi Chivas di Laga Pembuka
Senin / 06-07-2026, 11:50 WIB
Pemain Timnas Jerman Juara Piala Dunia 2014 Jalani Karier Baru
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Lakers Siap Lepas Dalton Knecht dan Jarred Vanderbilt demi Wing Starter
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Rusia Bombardir Kyiv Jelang KTT NATO, 3 Tewas dan 4 Apartemen Hancur
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Empat Tim Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Kuasa Hukum Jokowi Kritik Praperadilan Kedua Roy Suryo
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Norwegia vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 11:49 WIB
Analis Usulkan Tuntutan Perdagangan Melibatkan Center Philadelphia 76ers Joel Embiid
Senin / 06-07-2026, 11:48 WIB
Menhut Raja Juli Kembalikan Gratifikasi Bupati Kuansing, Ini Aturannya
Senin / 06-07-2026, 11:48 WIB







