Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, resmi membuka pemesanan daring untuk tiga model skuter listrik di Indonesia pada Rabu (20/5/2026).

Langkah ini menandai ekspansi komersial roda dua perseroan.

>>> VinFast Mulai Produksi Massal Mobil Listrik VF MPV 7 di Subang

Perusahaan menawarkan model VinFast Evo, Feliz II, dan Viper sebagai lini produk perdana untuk konsumen domestik. Seluruh infrastruktur pendukung pengisian daya dan pemenuhan regulasi kendaraan diklaim telah siap.

"E-Scooter saya bisa bilang sudah siap.

Kalau bisa dilihat, dari infrastruktur penunjang berupa battery swap-nya sudah tersebar, proses homologasi produk juga sudah berjalan atau bahkan sudah selesai," kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.

Pihak manajemen langsung mengaktifkan sistem reservasi digital agar konsumen dapat mengamankan antrean kepemilikan unit sejak hari pertama peluncuran resmi.

"Maka hari ini kita mulai take order secara online," lanjut Kariyanto.

>>> PT Nusantara Global Autoparts Perluas Pasar Komponen Otomotif di INAPA 2026

Fase pengiriman unit kepada para pemesan pertama dijadwalkan berlangsung pada kuartal ketiga tahun ini. "Sementara untuk fisik motornya sendiri, kita estimasi mulai deliver di Juli 2026," kata Kariyanto.

Ekosistem dan Jaringan Diler

Sebelumnya, manajemen telah merancang strategi penetrasi pasar yang berfokus pada penguatan ekosistem pengisian daya baterai. "Kita akan menunjukkan ekosistem yang dimiliki oleh VinFast.

Teman-teman sudah melihat battery swap station ada di mana-mana yang dikelola oleh V-Green tentunya, itu yang pertama," ujar Yordan Satriadi, CEO VinFast e-Scooter Indonesia Market.

Selain sistem penukaran baterai, pembangunan jaringan diler dengan fasilitas 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) juga sedang dikebut di sejumlah wilayah strategis.

"Di kota mana saja? Kota-kota besar khususnya di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan juga Bali.

>>> PT JJC Mulai Perbaiki Jalan Layang MBZ Rabu Malam

Itu yang menjadi prioritas pertama kita untuk pembukaan di sesi pertama ini," tambah Yordan.