Penjualan Mobil Listrik Diproyeksikan Dominasi Pasar Nasional, Mobil ICE Tertekan
Penjualan mobil berbahan bakar minyak (ICE) diproyeksikan terus mengalami tekanan dalam beberapa tahun ke depan. Sebaliknya, kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) diperkirakan bakal semakin mendominasi pasar otomotif nasional.
Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menyebut tren itu dipicu meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik.
>>> BMW Motorrad Perkenalkan Motor Konsep Futuristik Vision K18
Rencana pemerintah memberikan insentif baru untuk kendaraan listrik pertengahan tahun ini juga turut mendorong pergeseran pasar.
Tekanan pada Segmen LCGC
Menurut Yannes, kondisi tersebut akan memberi tekanan besar pada segmen mobil entry level bermesin konvensional, khususnya Low Cost Green Car (LCGC).
"Pangsa pasar ICE entry level atau LCGC diproyeksikan mengalami penurunan signifikan secara bertahap, seiring harga BEV yang semakin kompetitif," kata Yannes dihubungi Kompas.
com, Minggu (17/5/2026).
Selain faktor insentif kendaraan listrik, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi serta tingginya bunga kredit kendaraan juga dinilai memperlemah daya tarik mobil penumpang berbasis ICE.
Tantangan terbesar justru akan dirasakan industri rantai pasok lokal dan industri kecil menengah (IKM) yang selama ini menjadi pemasok komponen mesin konvensional.
Sebab, sebagian besar komponen utama kendaraan listrik masih bergantung pada impor.
"Transisi yang terlalu agresif tanpa perlindungan yang matang berisiko melemahkan ekosistem manufaktur lokal yang selama ini menopang industri ICE," ujarnya.
Karena itu, pemerintah dan pelaku industri dinilai perlu menerapkan strategi transisi yang lebih realistis melalui pendekatan multi-pathway. Salah satunya dengan menjadikan hybrid electric vehicle (HEV) sebagai jembatan.
>>> Ketahui Batas Pengujian Ulang Kendaraan yang Gagal Uji Tipe
Yannes menjelaskan, pemberian insentif berbasis tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk mobil hybrid rakitan lokal dapat membantu menekan harga kendaraan.
Update Terbaru
Tiffany Ungkap Respons Tak Terduga Byun Yo Han soal HyoRiSoo
Jumat / 03-07-2026, 12:50 WIB
Manga Defying Kurosaki-kun Diadaptasi Menjadi Serial Live-Action Baru
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Mariners Sapu Bersih Angels Berkat Dominasi Bryce Miller
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Badai Petir dan Gelombang Panas Ancam Perayaan 4 Juli di Chicago
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Olivia Wilde Sutradarai Edward Norton dalam Film Komedi The Invite
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
AS Perketat Larangan Kembang Api saat Risiko Kebakaran Hutan Ancaman Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Tingkat Vaksinasi Campak Texas Naik Tipis, Masih di Bawah Target Imunitas
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Australia Siapkan Penyesuaian Taktik Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
Jesy Nelson Kampanyekan Skrining Bayi Baru Lahir Usai Diagnosis Kembarannya
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
LPEI Buka Akses UKM ke Kanada, Raih Kontrak Ekspor Rp3,4 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS Guru 2027 untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Keluarga Dokter Icha Laporkan Tiga Anggota DPRD TTU ke Polda NTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
KPK Tangkap Bupati Langkat, 1 ASN, dan 5 Swasta dalam OTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Swiss Sikat Aljazair 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB






