Proses uji tipe menjadi tahapan krusial sebelum kendaraan bermotor dapat dipasarkan di Indonesia.

Pemerintah mewajibkan setiap kendaraan baru untuk lulus uji ini guna memastikan standar keselamatan, teknis, dan emisi terpenuhi.

>>> Indomobil Emotor Sprinto: Skutik Listrik Rp 25 Juta yang Siap Bersaing

Tidak semua kendaraan langsung lulus uji tipe.

Banyak unit yang gagal memenuhi persyaratan sehingga harus menjalani pengujian ulang di proving ground milik Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

Aturan Pengujian Ulang

Seluruh item pengujian harus dinyatakan lolos agar kendaraan bisa memperoleh sertifikasi tipe. Jika ada satu saja item yang gagal, maka kendaraan dinyatakan tidak lulus.

Pabrikan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dan mengikuti pengujian ulang sebanyak satu kali. Pengujian ulang hanya dilakukan pada item yang sebelumnya gagal, bukan seluruh item.

"Kalau ada 10 item, ada yang tidak lulus 3 item, dikasih kesempatan yang tidak lulus itu hanya 3 item saja.

Satu kali," kata Iman, perwakilan BPLJSKB.

Namun, jika setelah diuji ulang masih ada item yang tidak lulus, maka seluruh proses uji tipe harus diulang dari awal.

>>> Suzuki Kaji Peluang Hadirkan Burgman 150 ke Indonesia

Artinya, kesempatan perbaikan hanya sekali.

Tidak ada batas waktu tertentu bagi pabrikan untuk mengajukan pengujian ulang setelah melakukan perbaikan. "Tidak ditentukan waktunya," ujar Iman.

Uji tipe merupakan syarat wajib bagi kendaraan baru sebelum diproduksi massal atau dijual ke konsumen.

Regulasi ini bertujuan memastikan kendaraan yang beredar di jalan telah memenuhi standar keselamatan dan ramah lingkungan.

Dalam praktiknya, seluruh item pengujian wajib dinyatakan lolos agar kendaraan bisa memperoleh sertifikasi tipe dan dipasarkan secara resmi di Indonesia.

"10 item dalam satu unit, misalkan sekarang mobil diuji emisi, uji yang lainnya. Lulus kalau semua masuk, satu saja (tidak lulus) tidak masuk.

>>> Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Harga Motor Bekas di Solo

Nanti dikasih kesempatan sekali," kata Iman.