Pasar motor bekas di Solo masih stabil meskipun nilai tukar rupiah terus melemah. Harga jual kendaraan roda dua seken di kota itu belum mengalami perubahan signifikan.

Fenomena ini terjadi di tengah kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga barang. Namun, para pedagang memastikan belum ada penyesuaian harga.

>>> Johann Zarco Alami Cedera Lutut Serius di MotoGP Catalunya

Ahsan, pemilik showroom Kembar Motor di Solo, mengonfirmasi hal tersebut pada Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, potensi kenaikan harga akibat kondisi ekonomi saat ini justru lebih besar terjadi pada segmen kendaraan baru.

"Untuk sementara ini belum ada kenaikan harga. Kalau ada dampak, kemungkinan lebih dulu terasa di mobil atau motor baru," kata Ahsan.

Kondisi pasar saat ini dinilai masih relatif aman. Fluktuasi nilai mata uang tidak serta-merta mengubah nominal jual kendaraan seken.

Pernyataan serupa juga diungkapkan seorang pedagang motor bekas di Solo yang memilih anonim. Ia mengatakan harga masih normal seperti biasa.

"Enggak secepat itu langsung berubah di semua aspek," ucap pedagang tersebut pada Senin (18/5/2026).

>>> Toyota Perkenalkan Robot Humanoid CUE7 yang Mampu Menggiring Bola Basket

Ia berpendapat bahwa pergerakan harga kendaraan seken saat ini masih bergantung pada dinamika pasar. Tingkat permintaan dari konsumen juga menjadi faktor utama.

Oleh karena itu, pelemahan rupiah yang terjadi belum memberikan dampak langsung terhadap label harga di showroom. Pelaku usaha lain di bidang yang sama juga melihat hal serupa.

Penyesuaian harga baru akan dilakukan jika ketidakstabilan ekonomi berlangsung lama. Kondisi itu bisa mengerek harga unit baru dan akhirnya berdampak pada pasar sekunder.

Untuk saat ini, para pedagang memilih menjaga nominal jual agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.

"Pasar motor bekas masih stabil karena konsumen juga masih sensitif soal harga," kata pedagang lainnya.

Penyesuaian harga baru akan dilakukan jika ketidakstabilan ekonomi berlangsung dalam jangka waktu yang lama hingga mengerek harga unit baru.

>>> Toyota Hentikan Varian Veloz Mesin Konvensional di Indonesia

Untuk saat ini, para pedagang memilih menjaga nominal jual agar aktivitas perdagangan tetap berjalan.