Rebalancing MSCI Besok, Outflow Pasar Saham Indonesia Diperkirakan Rp31,5 Triliun
MSCI dijadwalkan mengumumkan hasil rebalancing indeks global pada Rabu (13/5/2026) pukul 05.00 WIB. Hasil evaluasi tersebut akan menentukan perubahan komposisi indeks yang mulai berlaku efektif pada 29 Mei 2026.
Menjelang implementasi rebalancing, pasar saham Indonesia diperkirakan menghadapi arus dana keluar atau outflow dalam jumlah besar. Nilainya ditaksir mencapai US$1,8 miliar atau sekitar Rp31,5 triliun.
Estimasi tersebut berasal dari saham-saham yang masuk dalam MSCI Indonesia Standard Cap Index. Perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan harga saham terkini serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Analis CGS International, Hadi Soegiarto, mengatakan tekanan arus keluar dana diperkirakan terjadi mendekati akhir perdagangan pada 29 Mei 2026.
“Berdasarkan pola historis rebalancing, kami memperkirakan arus keluar dana sebesar US$1,8 miliar akan terjadi mendekati penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026,” ujar Hadi dalam risetnya, Selasa (12/5/2026).
>>> Biodata Lee Sung Min, Aktor Veteran Korea yang Jadi Sorotan usai Baeksang Arts Awards 2026
Volatilitas Diperkirakan Tetap Terkendali
Meski nilai outflow tergolong besar, pergerakan harga saham saat proses rebalancing diperkirakan tidak mengalami gejolak berlebihan.
Menurut Hadi, pelaku pasar umumnya sudah mengantisipasi potensi keluarnya dana pasif jauh sebelum tanggal implementasi. Kondisi itu memicu aksi jual lebih awal atau pre-emptive selling pada sejumlah saham terkait.
Selain itu, sebagian investor juga memanfaatkan momentum pelemahan harga untuk melakukan bargain hunting terhadap saham-saham yang dinilai masih memiliki fundamental kuat.
Fokus Investor Tertuju pada Komposisi Baru MSCI
Pengumuman MSCI menjadi perhatian utama investor global karena dapat memengaruhi aliran dana asing ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
Perubahan bobot maupun komposisi saham dalam indeks MSCI kerap memicu peningkatan transaksi, terutama pada saham yang mengalami penambahan atau pengurangan porsi.
Pasar kini menanti daftar final hasil rebalancing yang akan diumumkan sebelum perdagangan dimulai pada Rabu pagi.
Update Terbaru
Perampok Bersenjata Gasak Jutaan Dolar di Cannes, CEO Cymbiotika Jadi Korban
Sabtu / 27-06-2026, 06:42 WIB
Perang AS-Iran Berakhir, Israel dan Netanyahu Jadi Pihak yang 'Hancur Lebur'
Sabtu / 27-06-2026, 06:42 WIB
Bek Persib Ukir Sejarah: Pemain Klub Indonesia Pertama di Piala Dunia
Sabtu / 27-06-2026, 06:42 WIB
Cara Cek Penyaluran Bansos PKH, BPNT, dan Sembako Juni 2026
Sabtu / 27-06-2026, 06:37 WIB
Singapura Siapkan Institut AI Baru untuk Percepatan Inovasi pada 2026
Sabtu / 27-06-2026, 06:37 WIB
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel
Sabtu / 27-06-2026, 06:21 WIB
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Belum Bisa Bikin Mobil Sendiri?
Sabtu / 27-06-2026, 06:21 WIB
Ramalan Zodiak 27 Juni: Leo Manfaatkan Kesempatan, Cancer Lakukan Terobosan
Sabtu / 27-06-2026, 06:16 WIB
Film CLBK: Slamet Rahardjo dan Widyawati Bintangi Kisah Cinta Kedua di Usia Senja
Sabtu / 27-06-2026, 05:57 WIB
Limp Bizkit Pilih Malaysia sebagai Satu-satunya Konser di Asia pada 2026
Sabtu / 27-06-2026, 05:56 WIB
Interior Mewah Bentley Barnato Terungkap, Pakai Layar Melengkung
Sabtu / 27-06-2026, 05:56 WIB
Taufik Hidayat Dicecar Wartawan soal Motif Siksa Yuvita, Hanya Minta Maaf
Sabtu / 27-06-2026, 05:56 WIB






