Green SM Jadi Sorotan Usai Insiden Bekasi, Ini Profil Pemilik Taksi Listrik Asal Vietnam

Nama Green SM mendadak ramai diperbincangkan setelah dikaitkan dengan insiden kecelakaan beruntun di Bekasi. Peristiwa tersebut turut melibatkan rangkaian kereta Argo Bromo Anggrek serta KRL.

Keterkaitan armada taksi listrik ini memicu perhatian luas publik. Manajemen Green SM menyatakan siap bersikap terbuka dan mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang.

Operasi Green SM di Indonesia

Green SM merupakan layanan transportasi berbasis kendaraan listrik yang berasal dari Vietnam. Perusahaan ini berada di bawah naungan Green and Smart Mobility (GSM).

Layanan yang ditawarkan mencakup taksi online hingga penyewaan mobil listrik. Seluruh armada menggunakan kendaraan listrik produksi VinFast.

Perusahaan menempatkan konsep ramah lingkungan sebagai nilai utama. Selain itu, aspek kenyamanan, kebersihan, dan keamanan menjadi fokus layanan mereka.

Di Indonesia, operasional dijalankan melalui PT Xanh SM Green and Smart Mobility. Layanan ini telah hadir di sejumlah kota besar, termasuk Surabaya, Makassar, dan Bekasi.

Green SM juga memperluas jangkauan melalui kolaborasi dengan platform lokal. Salah satunya lewat layanan GoGreen SM yang terintegrasi di aplikasi Gojek.

Pemilik dan Struktur Perusahaan

Green SM merupakan bagian dari Vingroup, konglomerasi besar asal Vietnam. Grup ini dipimpin oleh pengusaha Pham Nhat Vuong.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Vietnam. Berbagai lini usaha besar, termasuk VinFast, berada di bawah kendalinya.

Pengembangan GSM menjadi langkah strategis dalam memperluas bisnis mobilitas listrik. Green SM menjadi salah satu proyek ekspansi penting di sektor transportasi.

Selain Pham Nhat Vuong, peran penting juga dipegang oleh Pham Thu Huong. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi GSM sekaligus Wakil Ketua di Vingroup.