Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur resmi melantik Pengurus Kota PBPI Madiun untuk periode 2026-2030.

Pelantikan berlangsung di fasilitas olahraga Pandawa Social Sport pada Sabtu, 13 Juni 2026.

>>> Tottenham Hotspur Siapkan Dana Besar untuk Cody Gakpo

Kepengurusan ini merupakan yang pertama di wilayah eks-Karesidenan Madiun.

Ketua Pengkot PBPI Kota Madiun, Yoga Adhi Wicaksananto, menyatakan fokus organisasi adalah pembinaan atlet secara berkelanjutan dari usia dini hingga senior.

PBPI Kota Madiun meluncurkan program Padel Go to School untuk menjaring potensi pelajar.

Program ini bertujuan mengenalkan regulasi permainan dan menghapus stigma bahwa padel adalah olahraga mahal dan eksklusif.

Pengurus akan memfasilitasi peminjaman peralatan dan voucher latihan gratis bagi sekolah yang bekerja sama.

Target utamanya adalah menembus kompetisi regional dan nasional, termasuk Porprov Jatim 2027 dan PON 2028.

>>> Pantai Gading Hadapi Ekuador di Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026

Selain pembinaan, kepengurusan baru berkomitmen merangkul klub lokal dan memperbanyak turnamen di wilayah barat Jawa Timur. Sasaran utama meliputi kelompok umur di bawah 14 tahun untuk menjaga regenerasi.

Pelantikan dibarengi peresmian Pandawa Social Sport oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Ketua DPRD Kota Madiun Armaya, dan figur publik Mario Lawalata.

Pemerintah setempat menilai fasilitas ini mendukung pariwisata olahraga.

Plt. Wali Kota Madiun berharap tingginya minat masyarakat terhadap padel dapat mendorong Madiun menjadi pusat perkembangan olahraga tersebut.

Pembuatan kompetisi masif dinilai potensial menggerakkan ekonomi sektor mikro di sekitar area olahraga.

>>> Harga Emas Antam 25 Agustus 2025 Turun Menjadi Rp 1.929.000 Per Gram

Pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan logistik dan perizinan turnamen selama kegiatan berdampak positif. Madiun ditargetkan menjadi pusat PBPI Region Barat dengan berbagai kejuaraan padel dalam waktu dekat.