>>> Nama dan Tampang Sopir Taksi Listrik Diduga Picu Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Perjalanan Bisnis Pendiri

Kesuksesan pasangan ini bermula dari usaha kecil di Ukraina. Mereka memulai bisnis dari restoran sebelum beralih ke produksi mi instan.

  • Produk Mivina menjadi salah satu merek populer di Ukraina
  • Dalam waktu singkat menguasai pangsa pasar lokal
  • Menjadi fondasi awal pertumbuhan bisnis mereka

Pada 2009, bisnis tersebut dilepas kepada Nestlé dengan nilai besar. Dana hasil penjualan kemudian digunakan untuk membangun Vingroup di Vietnam.

Seiring waktu, Vingroup berkembang ke berbagai sektor seperti properti, ritel, hingga otomotif. VinFast menjadi salah satu proyek ambisius dalam industri kendaraan listrik.

Kepemilikan dan Pengaruh

Pham Nhat Vuong tercatat sebagai pemegang saham terbesar di GSM dengan kepemilikan sekitar 49 persen. Sementara Pham Thu Huong juga memiliki porsi signifikan di Vingroup.

Kekayaan keduanya diperkirakan mencapai miliaran dolar. Posisi tersebut menjadikan mereka figur sentral dalam pengembangan bisnis mobilitas listrik di kawasan Asia.

Di tengah sorotan publik, Green SM tetap menegaskan komitmennya terhadap inovasi transportasi berbasis listrik. Perusahaan juga menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam setiap operasionalnya.