Merasa lelah sepanjang hari padahal sudah tidur cukup dan berkualitas? Jangan langsung menyalahkan aktivitas atau kurang tidur.

Pola makan yang kurang tepat ternyata bisa menjadi penyebab tubuh kehilangan energi, terutama pada wanita yang mengalami perubahan hormon akibat menstruasi, kehamilan, hingga menopause.

>>> Kuliah Kesejahteraan Sosial Dorong Millie Bobby Brown Adopsi

Laporan Sleep Report 2026 di Inggris menunjukkan lebih dari separuh wanita mengawali hari dengan rasa lelah.

Menurut ahli gizi Cara Shaw, pola diet berpengaruh besar terhadap kualitas tidur dan tingkat energi tubuh. Berikut enam kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari.

Kebiasaan Makan yang Menguras Energi

Kesalahan pertama adalah makan terlalu sedikit atau sering melewatkan waktu makan.

"Rasa lelah yang berlangsung terus-menerus sering kali berkaitan dengan asupan makanan yang tidak mencukupi atau jeda makan yang terlalu panjang," kata Cara Shaw, dikutip dari Metro.

Melewatkan sarapan, menunda makan siang, atau hanya mengandalkan kopi hingga sore hari dapat mengganggu kestabilan gula darah dan menurunkan energi.

Untuk sarapan, disarankan menu kaya nutrisi seperti telur dan roti gandum dengan alpukat, oatmeal, muesli, atau Greek yoghurt.

Kebiasaan kedua adalah kurang konsumsi protein. Protein penting untuk menjaga energi tetap stabil, membantu produksi neurotransmiter, serta memperbaiki jaringan otot.

Jika menu sehari-hari didominasi karbohidrat tanpa protein, energi memang naik cepat tetapi juga turun lebih cepat.

Usahakan setiap kali makan selalu ada sumber protein agar energi lebih stabil sepanjang hari.

Ketiga, kekurangan zat besi. Zat besi berperan penting dalam pembentukan energi, mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

>>> Zodiak Senin 27 Juli: Capricorn Waspada, Aquarius Cuan, Pisces Legawa