>>> Meksiko Hentikan Ekuador, Raih Kemenangan Babak Gugur Piala Dunia Pertama dalam 40 Tahun

Kepala Akuntan Chengdu Airlines, Huang Liying, menilai kinerja C909 sangat baik, terutama di rute Xinjiang.

Di Xinjiang, Mongolia Dalam, dan Heilongjiang, 70 unit C909 telah melayani lebih dari 460 rute dengan total 10 juta perjalanan penumpang.

Rute Turpan-Altay di Xinjiang memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar 1 jam 10 menit, dibandingkan 12 jam dengan kereta atau 8 jam dengan mobil.

Manajer Pemasaran Senior Xinjiang Airport Group, Zhu Tao, mengatakan C909 telah meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan perjalanan udara di daerah terpencil, sekaligus mendorong permintaan pariwisata.

Sejak mulai beroperasi di Indonesia pada April 2023, C909 telah melayani 28 kota di luar negeri, termasuk di Laos dan Vietnam, dengan total lebih dari 1 juta perjalanan penumpang.

C909 memiliki kapasitas 78 hingga 97 penumpang dengan jangkauan 2.225 hingga 3.700 kilometer.

Pesawat ini dirancang untuk beroperasi di bandara dengan landasan pendek dan sempit, serta unggul dalam kondisi suhu tinggi, dataran tinggi, dan angin silang.

Salah satu kapten pertama yang menerbangkan varian modifikasi C909, Chen Qingqiang, menyebut pesawat ini sangat adaptif dan stabil di berbagai jenis bandara.

Ia menambahkan, C909 telah mencapai terobosan "dari nol ke satu" dalam operasi komersial pesawat buatan dalam negeri.

Sepuluh tahun operasi C909 bertepatan dengan pertumbuhan pesat pasar penerbangan China.

Data Administrasi Penerbangan Sipil China menunjukkan, negara itu menambah sekitar 40 juta penumpang udara setiap tahun dalam dua tahun terakhir, sehingga total populasi penumpang udara mencapai 470 juta, naik 160 juta dari 2019.

>>> Pemilik Percetakan di Senen Lapor Balik Tudingan Pencurian Karyawan

Bandara sipil China menangani hampir 1,53 miliar perjalanan penumpang pada 2025, naik 4,8 persen dari tahun sebelumnya, menurut buletin statistik industri penerbangan sipil 2025.