Jakarta, 30 Juni 2026 – Sebuah program pertukaran budaya yang merayakan warisan Laksamana Cheng Ho resmi diluncurkan di Jakarta pada Selasa.

Acara bertajuk "Zheng He Odyssey: Global Friendship Envoy" ini dihadiri lebih dari 160 perwakilan dari sektor politik, bisnis, akademisi, budaya, dan komunitas Tionghoa dari China dan Indonesia.

>>> Zelensky: Kelangkaan Bensin Akan Terus Menghantui Rusia Selama Kejar Donbas

Program dua hari ini mencakup lebih dari 10 kegiatan, termasuk donasi model kapal Cheng Ho, bazar budaya, pameran poster kreatif, seminar tentang Inisiatif Peradaban Global dan komunikasi internasional semangat Cheng Ho, serta upacara persahabatan antara pemuda China dan Indonesia.

Dukungan dari Pejabat China dan Indonesia

Chen Wu, Konselor Pendidikan Kedutaan Besar China di Indonesia, mengatakan bahwa selama 76 tahun hubungan diplomatik, China dan Indonesia telah mencapai kemajuan terkoordinasi di lima pilar kerja sama: politik, ekonomi, pertukaran rakyat dan budaya, maritim, dan keamanan.

Proyek-proyek unggulan seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan inisiatif "Two Countries, Twin Parks" telah memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Ia berharap kedua pihak dapat mengambil kebijaksanaan dari pelayaran bersejarah Cheng Ho dan menjadi pewaris semangat perdamaian, promotor kerja sama praktis, serta pembina persahabatan abadi.

Wen Liao, Wakil Direktur Kantor Peradaban Spiritual Komite Provinsi Yunnan dari Partai Komunis China, mengatakan Yunnan sebagai kampung halaman Cheng Ho telah lama menjalin hubungan erat dengan Indonesia.

Kerja sama kedua pihak telah berkembang dari pertukaran budaya dan perdagangan menjadi kolaborasi yang terlembaga, multi-level, dan komprehensif di bidang pertanian modern, biomedis, energi bersih, pendidikan, dan konservasi ekologi.

>>> Harga Bensin Masih Tinggi, Trump Curiga Ada Permainan Harga