Pesawat regional buatan China, C909, menandai satu dekade layanan komersial pada 28 Juni 2026.

Pesawat yang sebelumnya dikenal sebagai ARJ21 ini telah menjadi andalan pasar penerbangan regional China dan memperluas jangkauan ke luar negeri.

>>> Victor Willis, Vokalis Village People, Meninggal di Usia 74

Menurut Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd. (COMAC), C909 telah mengangkut lebih dari 37 juta perjalanan penumpang. Sebanyak 186 unit pesawat telah dikirim ke lebih dari 10 pelanggan.

C909 menguasai sekitar 70 persen armada pesawat regional domestik China.

Pesawat ini beroperasi di lebih dari 860 rute dan melayani lebih dari 180 kota, dengan lebih dari 500 penerbangan per hari.

Perkembangan Terbaru dan Varian Khusus

Pada 22 Juni 2026, C909 varian jet bisnis pertama memulai layanan komersial pada rute Shanghai-Beijing.

Pesawat ini dapat dikonfigurasi dengan 12 hingga 29 kursi dan dilengkapi area istirahat, rapat, resepsi, dan makan.

Sehari kemudian, C909 milik Chengdu Airlines mendarat di Bandara Bayanbulak di Xinjiang, yang berada di ketinggian lebih dari 2.500 meter.

Pendaratan ini membuka rute Urumqi-Hejing-Kashgar, menjadikannya rute dataran tinggi kedua yang dioperasikan C909.

COMAC juga telah mengembangkan varian khusus untuk aviasi bisnis, kargo, komando penyelamatan darurat, dan layanan medis.

Pada Singapore Airshow 2026, Shanxi Victory General Aviation memesan enam unit C909 pemadam kebakaran.

Dampak pada Penerbangan Regional dan Ekspansi Global

Wakil Direktur Komite Pemasaran dan Penjualan COMAC, Yang Yang, mengatakan C909 telah menjadi pesawat kunci di pasar regional China.

Pesawat ini mendukung rute perbatasan, layanan pengumpan, dan rute internasional jarak dekat.

Chengdu Airlines, yang awalnya hanya mengoperasikan satu unit C909 pada 2016, kini memiliki 31 unit.