TNI AU Borong 12 Jet Pilatus PC-24 dan Jajaki 24 Pesawat Latih PC-21 untuk Modernisasi
TNI Angkatan Udara memperkuat armada dengan menambah pesawat jet multiguna Pilatus PC-24. Pengadaan ini menjadi bagian dari langkah modernisasi untuk meningkatkan kemampuan operasional di berbagai misi.
Selain itu, Indonesia juga menjajaki pembelian pesawat latih Pilatus PC-21 yang dirancang untuk mendukung sistem pelatihan pilot secara lebih efisien.
Pengadaan 12 Unit Jet PC-24
Kontrak pembelian mencakup 12 unit Pilatus PC-24 yang akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pelatihan pilot transport hingga misi logistik dan penghubung.
Pengadaan dilakukan melalui kontraktor pertahanan nasional yang ditunjuk oleh Kementerian Pertahanan, sekaligus menangani dukungan operasional pesawat tersebut.
Nilai kontrak tidak dijelaskan secara rinci, termasuk paket pendukung yang menyertainya.
PC-24 Dirancang untuk Operasi Fleksibel
Pilatus PC-24 dikenal sebagai jet dengan fleksibilitas tinggi. Pesawat ini mampu beroperasi di landasan pendek, termasuk yang belum beraspal.
Kemampuan tersebut dinilai relevan untuk kondisi geografis Indonesia yang memiliki ribuan pulau dengan infrastruktur bandara yang beragam.
Pesawat ini juga dilengkapi pintu kargo besar dan dapat mengangkut penumpang serta logistik dalam satu misi.
Rencana Pembelian 24 Pesawat Latih PC-21
Selain jet multiguna, Indonesia juga menandatangani Letter of Intent untuk kemungkinan pengadaan 24 unit Pilatus PC-21.
Paket yang direncanakan mencakup sistem pelatihan berbasis darat, suku cadang, serta dukungan teknis untuk menunjang operasional.
PC-21 dirancang sebagai pesawat latih yang dapat menggantikan sebagian pelatihan jet tempur, sehingga biaya operasional dapat ditekan.
Perkuat Sistem Pelatihan Pilot
Dengan kombinasi PC-24 dan PC-21, TNI AU diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasi sekaligus memperkuat sistem pelatihan pilot.
Jika rencana pembelian PC-21 terealisasi, Indonesia akan bergabung dengan negara lain di kawasan Asia-Pasifik yang telah lebih dulu mengoperasikan pesawat tersebut.
Langkah Modernisasi Armada
Pengadaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbarui armada TNI AU. Fokus utama diarahkan pada peningkatan mobilitas, efisiensi operasional, serta kesiapan dalam berbagai jenis misi.
Langkah ini juga memperlihatkan peningkatan kebutuhan akan pesawat yang mampu beroperasi di berbagai kondisi wilayah Indonesia.
Update Terbaru
AS Berharap Pembicaraan Teknis dengan Iran Segera Terlaksana
Jumat / 19-06-2026, 12:24 WIB
Lecce Rombak Lini Depan Jelang Kompetisi Serie A
Jumat / 19-06-2026, 12:22 WIB
Gelandang Kanada Ismael Kone Jalani Operasi Cedera Parah di Vancouver
Jumat / 19-06-2026, 12:22 WIB
Timnas Kanada Bertekad Bangkit Demi Ismaël Koné Usai Menang Telak
Jumat / 19-06-2026, 12:22 WIB
Korea Selatan Kalah 0-1 dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:21 WIB
Forum Bahas Akses Listrik Rendah Karbon untuk Ketahanan Industri
Jumat / 19-06-2026, 12:21 WIB
Diastika Biotekindo Siapkan Dana Rp 15 Miliar untuk Buyback Saham
Jumat / 19-06-2026, 12:21 WIB
Kode Redeem FF 20 Juni 2026: Klaim Diamond Gratis dari Kolaborasi Garena dan Shopee
Jumat / 19-06-2026, 12:21 WIB
OJK Tanggapi Hasil MSCI Global Market Accessibility Review 2026
Jumat / 19-06-2026, 12:21 WIB
Penyebab Suara Aneh di Rumah dan Cara Mengatasinya
Jumat / 19-06-2026, 12:20 WIB
MoraRepublic Targetkan 1,5 Juta Pelanggan Baru Internet Rumah
Jumat / 19-06-2026, 12:20 WIB
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Subsidi Tak Naik Meski BI Rate Naik
Jumat / 19-06-2026, 12:20 WIB
Pemerintah Tunggu Proses Pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR
Jumat / 19-06-2026, 12:20 WIB
Sport Gagal ke Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Atletico-GO
Jumat / 19-06-2026, 12:17 WIB






