Peningkatan serapan tersebut berdampak pada kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP). Ia menyebut rata-rata NTP kini berada di angka 125, naik dari sebelumnya sekitar 102. Dengan posisi tersebut, petani dinilai memiliki ruang lebih besar untuk investasi dan peningkatan kesejahteraan.

“Saya yakin dengan program MBG ini, Nilai Tukar Petani akan bisa naik hingga 150,” tambahnya.

Dinilai Jadi Stimulus Ekonomi Awal Tahun

Dadan menilai peredaran dana dalam jumlah besar pada awal tahun menjadi fenomena yang jarang terjadi. Sebagai perbandingan, pada triwulan pertama tahun lalu pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 37 triliun yang mendorong pertumbuhan ekonomi 4,7 persen.

Pada tahun ini, hingga Maret, peredaran dana BGN diperkirakan mencapai Rp 62 triliun. Ia menilai langkah tersebut telah berperan sebagai stimulus ekonomi yang signifikan di berbagai daerah.

Sejumlah pelaku usaha, lanjutnya, melaporkan bahwa likuiditas di lapangan lebih mudah ditemukan seiring masifnya perputaran uang.