Hoaks Diskon Tarif Listrik dan Tambah Daya 50 Persen Ramadhan 2026 Catut Nama PLN, Ini Faktanya
Sebuah unggahan di media sosial mengklaim PT PLN (Persero) memberikan diskon tarif listrik dan potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen untuk menyambut Ramadhan 2026. Informasi tersebut beredar melalui akun Facebook pada 15 Februari 2026.
Dalam narasinya, pengunggah menyebut program itu sebagai bentuk dukungan terhadap stimulus ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat. Unggahan tersebut juga menampilkan poster bertuliskan diskon tambah daya 50 persen bagi seluruh golongan tarif dengan syarat melakukan pembelian token dan mengakses tautan tertentu.
Di bagian akhir unggahan, dicantumkan tautan daftarsekarang55.trctgikl.web.id untuk mengklaim promo. Hingga 18 Februari 2026, unggahan itu telah memperoleh sejumlah interaksi dari pengguna Facebook.
Tautan Minta Data Pribadi
Penelusuran terhadap tautan yang dibagikan menunjukkan adanya formulir pengisian data pribadi. Pengunjung diminta mencantumkan nama lengkap sesuai KTP, jenis kelamin, serta nomor Telegram aktif.
Setelah data diisi, pengunjung diarahkan memasukkan kode verifikasi yang dikirim melalui Telegram. Pola semacam ini lazim digunakan dalam praktik phishing untuk mengumpulkan dan menyalahgunakan data pribadi.
Pemeriksaan kredibilitas domain melalui layanan WHOIS juga tidak menampilkan informasi memadai terkait identitas pengelola situs tersebut.
Tidak Ada Pengumuman Resmi dari PLN
Pencarian pada kanal resmi PT PLN (Persero) tidak menemukan pengumuman mengenai diskon tarif listrik maupun promo tambah daya 50 persen khusus Ramadhan 2026.
PLN memang pernah menghadirkan program diskon tambah daya 50 persen, seperti dalam program “Tahun Baru Energi Baru” yang berlangsung 7–20 Januari 2026 melalui aplikasi PLN Mobile. Promo itu berlaku bagi pelanggan satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin meningkatkan daya sampai 7.700 VA.
Update Terbaru
Penjarahan Sawit di PTPN IV Cot Girek Rugikan Negara Miliaran Rupiah
Rabu / 17-06-2026, 21:15 WIB
Influencer Australia Meninggal Usai Tolak Bantuan Medis Saat Melahirkan
Rabu / 17-06-2026, 21:14 WIB
Luhut: Perlinsos Digital Berpotensi Hemat Anggaran Rp260 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 21:14 WIB
Klopp Desak Manajemen RB Leipzig Pecat Ole Werner
Rabu / 17-06-2026, 21:12 WIB
Penelitian: Spons Dapur Lepaskan Mikroplastik, Tapi Dampak Utamanya Bukan Itu
Rabu / 17-06-2026, 21:12 WIB
Saham Chip Global Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Rabu / 17-06-2026, 21:12 WIB
Bernadya Lawan Writer's Block Lewat Laut yang Tenang
Rabu / 17-06-2026, 21:09 WIB
Korlantas Polri Tegaskan SIM Mati Tidak Bisa Diperpanjang, Harus Bikin Baru
Rabu / 17-06-2026, 21:09 WIB
Syifa Hadju Bantah Rumor Kehamilan Usai Video USG Viral
Rabu / 17-06-2026, 21:08 WIB
CEO Take-Two Konfirmasi Jadwal Rilis GTA 6 Tetap 19 November
Rabu / 17-06-2026, 21:08 WIB
Pertaruhan Yvonne Chapman Lepas Korporat hingga Jadi Kyoshi
Rabu / 17-06-2026, 21:08 WIB
LG Resmi Luncurkan Ekosistem Perangkat Rumah Tangga Berbasis AI di Jakarta
Rabu / 17-06-2026, 21:08 WIB
OJK Proyeksikan Kapasitas Pendanaan 2027 Capai Rp13,89 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 21:08 WIB
CEO Take-Two Kembali Buka Suara soal Lama Pengembangan GTA 6
Rabu / 17-06-2026, 21:04 WIB






