Produsen juga berpotensi menaikkan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) untuk menjaga margin keuntungan. Vendor besar dinilai memiliki posisi lebih kuat karena memiliki skala produksi dan alokasi memori yang lebih besar.

Vice President Riset IDC Worldwide Mobile Device Trackers, Jean Phillippe Bouchard, menyebut pasar PC berpotensi berubah signifikan dalam 12 bulan ke depan.

"IDC memperkirakan pasar PC akan sangat berbeda dalam 12 bulan ke depan mengingat betapa cepatnya situasi memori berkembang. Di luar tekanan yang jelas pada harga sistem, yang telah diumumkan oleh beberapa produsen, kita mungkin juga akan melihat spesifikasi memori PC diturunkan secara rata-rata untuk menjaga persediaan memori yang ada. Tahun mendatang tampaknya akan sangat fluktuatif," ujarnya.

Manajer Riset IDC Worldwide Mobile Device Trackers, Jitesh Ubrani, menambahkan dampak kelangkaan memori bisa berlangsung hingga dua tahun.

"Kelangkaan memori berdampak pada seluruh industri, dan dampaknya kemungkinan akan membentuk kembali dinamika pasar selama dua tahun ke depan. Merek-merek elektronik konsumen besar berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan skala dan alokasi memori mereka untuk merebut pangsa pasar dari vendor yang lebih kecil dan regional. Namun, parahnya kelangkaan ini meningkatkan risiko bahwa merek-merek kecil mungkin tidak akan bertahan, dan konsumen, khususnya penggemar DIY, mungkin akan menunda pembelian atau mengalihkan pengeluaran mereka ke perangkat atau pengalaman lain," katanya.

Kondisi tersebut membuat pasar komputer 2026 diprediksi lebih fluktuatif, dengan tekanan harga dan potensi konsolidasi pemain industri yang semakin kuat.