Legenda Liverpool Steven Gerrard meyakini Arsenal memiliki fondasi mental yang kuat untuk bangkit setelah kalah dalam adu penalti melawan Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Budapest, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kekalahan tersebut menggagalkan mimpi Arsenal meraih gelar juara Eropa pertama sekaligus melengkapi gelar ganda bersama Premier League musim ini.

>>> Mikel Arteta Minta Pemain Arsenal Fokus Kejar Gelar Premier League

Kegagalan penalti dari Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi penentu hasil pahit bagi anak asuh Mikel Arteta.

Gerrard yang bertugas sebagai pundit TNT Sports menilai karakter skuad Arsenal sepanjang musim menunjukkan bukti nyata bahwa tim tersebut tidak akan goyah.

Mantan kapten Inggris itu melihat tidak ada masalah ego yang dapat menghambat perkembangan klub ke depan.

"Tidak, saya tidak berpikir demikian," kata Gerrard.

Pria berusia 45 tahun tersebut mengagumi profesionalisme yang ditunjukkan oleh para pemain Arsenal di bawah arahan manajer mereka.

Penilaian ini didasarkan pada pengamatan jangka panjang terhadap performa konsisten tim asal London Utara itu.

"Karena saya melihat skuad Arsenal secara keseluruhan dan saya tidak melihat banyak ego di sana.

Saya melihat banyak pemain profesional yang sudah tampil fantastis dalam waktu yang cukup lama," ujar Gerrard.

Arsitek di balik transformasi tim juga tidak luput dari pujian mantan gelandang tersebut. Arteta dinilai berhasil membangun kebersamaan yang solid dalam kelompok pemain yang ia pimpin.

"Saya melihat seorang manajer muda yang lapar dan telah melakukan hal-hal luar biasa bersama kelompok pemain ini," tutur Gerrard.

>>> Michael Carrick Optimistis Matheus Cunha Tampil Hadapi Liverpool

Pengalaman pribadi Gerrard selama 15 tahun di Liverpool tanpa gelar Premier League membuatnya sangat menghargai keberhasilan Arsenal merengkuh trofi liga domestik sepuluh hari sebelumnya.