Singapura Siap Terima Empat Jet Tempur Siluman F-35B pada Akhir 2026
Singapura bersiap memasuki era baru kekuatan udara generasi kelima. Angkatan Udara Republik Singapura dijadwalkan menerima empat unit pertama F-35B Lightning II sebelum akhir 2026, menandai tahap penting dalam modernisasi dan strategi penangkalannya.
Kedatangan varian short take-off and vertical landing ini akan menempatkan RSAF sebagai operator keempat F-35 di kawasan Asia-Pasifik setelah Australia, Jepang, dan Korea Selatan. Masuknya F-35B dinilai mengubah peta kekuatan udara Asia Tenggara karena menghadirkan kemampuan serang berprofil rendah, sensor yang terintegrasi, dan daya jelajah misi yang lebih adaptif.
Program ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Singapura untuk menyiapkan kebutuhan operasi pasca 2030, seiring rencana penggantian armada F-16 dan meningkatnya kepadatan lingkungan ancaman di Indo-Pasifik, termasuk berkembangnya jaringan pertahanan udara canggih dan kehadiran pesawat tempur generasi kelima di kawasan.
Target Total 20 Unit dengan Dua Varian
Singapura menargetkan total 20 unit F-35, terdiri dari 12 unit F-35B dan delapan unit F-35A. Kombinasi dua varian tersebut dipilih untuk membagi peran antara fleksibilitas operasi dan ketahanan jangkauan misi.
Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing, saat meninjau F-35B pertama Singapura di lini produksi Lockheed Martin di Fort Worth bersama Kepala Angkatan Udara Mayor Jenderal Kelvin Fan, menekankan peran berbeda kedua varian. F-35A disebut menawarkan daya tahan terbang lebih baik dan kapasitas muatan lebih besar, sedangkan F-35B memberi kelincahan operasi berkat kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal.
Nilai awal program untuk empat pesawat pertama disebut sekitar US$2,75 miliar. Singapura menempatkan pengadaan ini sebagai bagian dari doktrin keunggulan kualitatif, yakni mengandalkan teknologi, survivabilitas, dan dominasi informasi untuk menutup keterbatasan geografis dan jumlah aset.
Update Terbaru
Pemerintah AS Klaim Amankan Empat Spesies Alien dari Puing UFO
Minggu / 17-05-2026, 22:18 WIB
GitLab Pangkas Karyawan demi Transformasi Teknologi Kecerdasan Buatan
Minggu / 17-05-2026, 22:13 WIB
Elon Musk Curi Perhatian dengan Ekspresi Jenaka di Jamuan Makan Malam Kenegaraan China
Minggu / 17-05-2026, 22:08 WIB
Elon Musk Sebut Instagram Aplikasi Khusus Perempuan, Tuai Kontroversi
Minggu / 17-05-2026, 22:03 WIB
Google Uji Coba Pembatasan Penyimpanan Gratis Gmail Akun Baru
Minggu / 17-05-2026, 21:58 WIB
Mantan Kontraktor AS Hapus 96 Database Federal Setelah Dipecat
Minggu / 17-05-2026, 21:53 WIB
Sam Altman Bantah ChatGPT Dirancang untuk Gantikan Pekerjaan Manusia
Minggu / 17-05-2026, 21:48 WIB
Mira Murati Kritik Keras Kepemimpinan Sam Altman di Sidang OpenAI
Minggu / 17-05-2026, 21:43 WIB
Menguak Sosok XFreeze, Pengagum Rahasia Nomor Satu Elon Musk di X
Minggu / 17-05-2026, 21:38 WIB
YouTube Ungkap Durasi Tonton Shorts di Televisi Tembus 2 Miliar Jam
Minggu / 17-05-2026, 21:33 WIB
Pemerintah Mulai Jalankan PP Tunas untuk Lindungi Anak di Ruang Siber
Minggu / 17-05-2026, 21:28 WIB
Claude AI Bantu Pemulihan Bitcoin Rp6,4 Miliar yang Terkunci 11 Tahun
Minggu / 17-05-2026, 21:23 WIB
Ilmuwan China Kembangkan Jiuzhang 4.0, Komputer Kuantum Tercepat di Dunia
Minggu / 17-05-2026, 21:18 WIB
Linknet dan EJIP Perluas Kerja Sama, Terapkan CCTV Berbasis AI di Kawasan Industri
Minggu / 17-05-2026, 21:13 WIB






