Misteri di Balik PT Multazam Sabang Group: Perusahaan Pemilik Gudang Beras Ilegal yang Bikin Heboh Netizen
Surplus Beras, Lalu Untuk Apa Impor?
Pemerintah Indonesia secara konsisten menyatakan bahwa produksi beras nasional saat ini cukup bahkan berlebih. Data Kementerian Pertanian menunjukkan stok beras nasional dalam kondisi aman, bahkan memungkinkan ekspor ke negara tetangga.
Dalam situasi demikian, impor beras—apalagi tanpa izin—menjadi kebijakan yang tidak masuk akal secara ekonomi dan politik. Banyak pihak menduga, impor ilegal semacam ini justru bertujuan untuk mendistorsi harga pasar atau mendapatkan keuntungan finansial pribadi dengan memanfaatkan selisih harga antarnegara.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan mengusut tuntas kasus ini dan tidak segan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat, termasuk perusahaan yang memfasilitasi atau menampung beras ilegal.
Netizen Geram, Desak Transparansi
Kasus ini memicu kemarahan publik, terutama di media sosial. Banyak netizen menuntut agar identitas pemilik PT Multazam Sabang Group diungkap dan diproses hukum jika terbukti bersalah. Mereka juga mempertanyakan pengawasan di kawasan bebas Sabang, yang dianggap terlalu longgar sehingga memudahkan penyelundupan.
“Kalau memang surplus, kenapa masih ada yang nekat impor ilegal? Ini jelas merugikan petani lokal dan mengacaukan kebijakan pangan nasional,” tulis salah satu warganet di Twitter.
Update Terbaru
Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa di Tengah Gurun
Jumat / 19-06-2026, 10:00 WIB
FIFA Undang YouTuber Korban Rasisme di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 09:56 WIB
Alasan Richard Lee Ajukan Tahanan Kota: Kemanusiaan dan Kondisi Kesehatan
Jumat / 19-06-2026, 09:55 WIB
Mako Bakery Promo Dry Cake Mulai Rp 41.000 pada 9-14 Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 09:55 WIB
Polisi Amankan Tongkang Batu Bara yang Didamparkan di Pangandaran
Jumat / 19-06-2026, 09:55 WIB
Awal 2026, Ekonomi Domestik Dorong Masyarakat Lebih Cermat Kelola Keuangan
Jumat / 19-06-2026, 09:55 WIB
Jadwal Piala Dunia 2026: Kanada Hadapi Qatar di Grup B
Jumat / 19-06-2026, 09:54 WIB
Kurs Dolar AS Menguat ke Rp 17.818 pada 19 Juni 2026
Jumat / 19-06-2026, 09:52 WIB
Simulasi Pajak BYD M6 DM Berdasarkan NJKB Permendagri, Capai Rp2,7 Juta
Jumat / 19-06-2026, 09:52 WIB
Swiss Hadapi Bosnia-Herzegovina, Buru Kemenangan Perdana Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 09:51 WIB
Harga Cabai di Lebak Turun Akibat Pasokan Melimpah
Jumat / 19-06-2026, 09:48 WIB
Pemkot Bogor Tanamkan Karakter Positif Siswa Lewat Program Serbukatif
Jumat / 19-06-2026, 09:48 WIB
Yen Jepang Melemah ke Bawah 161 per Dolar AS, Terendah Sejak Juli
Jumat / 19-06-2026, 09:48 WIB
Lim Ji Yeon Hapus Tato Eyeliner karena Hambat Syuting Drama
Jumat / 19-06-2026, 09:48 WIB






