BEM FISIP Unair Dibekukan: Kritik Satir dengan Karangan Bunga Berujung Sanksi dari Dekanat
BEM FISIP Unair Dibekukan: Kritik Satir dengan Karangan Bunga Berujung Sanksi dari Dekanat
Kenapa BEM FISIP Unair Dibekukan? Benarkah Akibat Buntut Karangan Bunga dengan Tulisan Satire ke Prabowo-Gibran
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mendapatkan sanksi pembekuan dari pihak Dekanat setelah menyampaikan kritik dalam bentuk ucapan selamat bernada satir kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melalui karangan bunga. Langkah ini menuai sorotan dan beragam tanggapan dari masyarakat.
Presiden BEM FISIP Unair, Tuffahati Ullayyah Bachtiar, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima pemberitahuan resmi terkait pembekuan tersebut pada Jumat (25/10) sore melalui surat elektronik dari Dekanat. Tuffahati menjelaskan bahwa karangan bunga tersebut dibuat sebagai bentuk ekspresi satir untuk menyuarakan kekecewaan mahasiswa terhadap beberapa fenomena yang terjadi selama Pemilu 2024.
Karangan bunga itu ditempatkan di Taman Barat FISIP Unair pada Selasa (22/10) dan menyampaikan ucapan, “Selamat atas dilantiknya jenderal bengis pelanggar HAM dan Profesor IPK 2,3, sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang lahir dari rahim haram konstitusi.” Pada karangan bunga tersebut, tertera pula foto Prabowo Subianto dengan keterangan “Jenderal TNI Prabowo Subianto Djojohadikusumo (Ketua Tim Mawar)” dan foto Gibran dengan keterangan “admin Fufufafa.”
Baca juga: BACA ONLINE Undercover Chaebol High School Chapter 85 Bahasa Indonesia Season Baru Penuh Aksi
Update Terbaru
AMD Konfirmasi Driver Radeon 26.6.2 Bermasalah di Windows 10, GPU Bisa Muncul Tanda Seru Kuning
Selasa / 23-06-2026, 14:09 WIB
5 Fitur Windows 11 yang Akan Hadir dalam 30 Hari ke Depan
Selasa / 23-06-2026, 14:08 WIB
Kapolri: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa Wewenang Kejaksaan
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Argentina Juara Grup J, Berpotensi Jumpa Spanyol di 32 Besar
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Purbaya Siap Kaji Ulang Skema Layer Cukai Rokok Lokal Jika Diminta DPR
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Andi Gani Peringatkan 55 Ribu Buruh Terancam PHK Akibat Harga Gas Industri
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Ketua BEM FH UBK Minta Maaf di Tengah Polemik Dugaan Penerimaan Uang Usai Audiensi dengan Gibran
Selasa / 23-06-2026, 14:02 WIB
Insentif EV Dinilai Mampu Dongkrak Penjualan Mobil Listrik
Selasa / 23-06-2026, 14:01 WIB
Tak Ajukan Praperadilan, Roy Suryo dan Tifa Siap Bertarung di Pengadilan
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Honda Siapkan Teknologi Hybrid Sebelum BBM Naik
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Budaya Populer Ikut Langgengkan Stigma Negatif Janda, Waktunya Setop
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein di Kasus Rita Widyasari
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Momen Messi Rayakan Gol dengan Wartawan, Joaquin Bruno: Saya Masih Gemetar
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Hasil Deal AS-Iran di Swiss: Selat Hormuz Tetap Dikontrol Teheran
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB






