Asal-usul Batu Bacan 

nama batu ini diambil dari sebuah pulau di sebelah timur Pulau Kasiruta, yaitu Pulau Bacan.

Di sinilah batu bacan pertama kali diperdagangkan, sehingga orang-orang mengenalnya sebagai batu bacan.

Pada tahun 1960-an, Presiden Soekarno pernah mengunjungi Kota Labuhan di Pulau Bacan, dan masyarakat setempat memberikan batu bacan sebagai cinderamata.

Baca juga: Bukan Sekadar Binatang, 6 Manfaat yang Tak Disangka dari Seekor Reptil untuk Manusia

Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan memiliki batu bacan yang pernah ditawar dengan harga 3 miliar.

Karena itu, banyak orang yang terpesona dengan batu ini.