Siapa Bung Towel? Komentator Bola yang Diduga Terlihat Tidak Senang Saat Indonesia Menang 3-0 Lawan Vietnam, Kenapa? Ini Alasannya
Namun, keberhasilan Timnas Indonesia melaju ke babak 16 besar tidak luput dari sorotan Bung Towel.
Meskipun akhirnya terhenti oleh Australia dengan skor telak 4-0, namun keberadaan Bung Towel tetap menjadi perbincangan hangat karena ketajamannya dalam menyuarakan kritik terhadap Timnas Indonesia dan STY.
Sebelum menjadi sosok yang mengkritik Timnas Indonesia secara terbuka, Bung Towel sudah lama malang melintang dalam dunia sepak bola sebagai seorang komentator dan pengamat. Lahir di Bandung pada 5 Maret 1971, kini usianya sudah menginjak 52 tahun.
Kecintaannya pada sepak bola tidak lepas dari pengaruh ayahnya yang merupakan seorang mantan pemain dan pelatih sepak bola.
Meskipun tidak mengikuti jejak sang ayah sebagai pemain, namun Bung Towel tetap menjalin erat hubungannya dengan dunia sepak bola.
Dia menempuh pendidikan S-1 di Universitas Padjadjaran dengan mengambil jurusan Jurnalistik di Fakultas Ilmu Komunikasi.
Selama menjadi mahasiswa, Bung Towel telah merintis karirnya di dunia jurnalistik olahraga dengan bergabung di Harian Umum Bandung Pos, khususnya dalam bidang olahraga.
Pengalaman ini kemudian membantunya meraih kesuksesan sebagai pengamat dan komentator sepak bola.
Baca juga: Tutorial dan Cara Melihat Rumah Dulu vs Sekarang di Google Maps, Tren Viral Tiktok
Kiprahnya semakin menanjak ketika dia dipercaya sebagai General Manager Football Development di PSSI.
Tidak hanya sebagai komentator, Bung Towel juga aktif dalam menyuarakan pandangannya tentang sepak bola, baik melalui media maupun di kanal YouTube-nya yang bernama GOCEK BUNG TOWEL, yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari 317 video dan memiliki lebih dari 113 ribu subscriber.
Dengan kritiknya yang tajam dan wawasannya yang luas, Bung Towel tidak hanya menjadi sosok yang menyuarakan pendapat, tetapi juga menjadi salah satu tokoh yang ikut membentuk opini publik tentang sepak bola di Indonesia.
***
Update Terbaru
Pearl Abyss Rilis Crimson Desert sebagai Game Action RPG Naratif Independen
Rabu / 17-06-2026, 16:30 WIB
Tips Menata Tempat Tidur di Dekat Kamar Mandi agar Tetap Sehat
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
BenQ Buka Toko Monitor Eksklusif Pertama di India, Berlokasi di Mumbai
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
Program BSPS: Lebih dari Sekadar Bedah Rumah, Ini Dampak Ekonominya
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
Nasaruddin Umar Dinilai Layak Masuk Bursa Calon Ketua Umum PBNU
Rabu / 17-06-2026, 16:28 WIB
IFG Life Bayar Klaim Asuransi Kredit Rp394,2 Juta di Sulawesi Selatan
Rabu / 17-06-2026, 16:28 WIB
Masalah Visa Selesai, Mehdi Torabi Siap Perkuat Timnas Iran Hadapi Belgia
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini Tayangkan Film Thriller Follow Me
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Aryasatya Wishnutama Perkenalkan The Indelberg Way untuk Bangun SDM Unggul
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Aktivitas Sesar Sausu Picu Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Diikuti 466 Gempa Susulan
Rabu / 17-06-2026, 16:24 WIB
Asal Usul Nama Dusun Pentil di Rembang Ternyata Bukan Bermakna Saru
Rabu / 17-06-2026, 16:24 WIB
Ford Beri Sinyal Resmi untuk Pickup Listrik Rp480 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB
Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite untuk Kacamata Pintar
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB
Indonesia Harus Perkuat Hilirisasi Mineral Kritis Demi Ekonomi Hijau
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB






