Siapa Bung Towel? Komentator Bola yang Diduga Terlihat Tidak Senang Saat Indonesia Menang 3-0 Lawan Vietnam, Kenapa? Ini Alasannya
Kritik yang dilontarkan Bung Towel terhadap program naturalisasi ini sebenarnya merupakan tanggapan atas pernyataan Shin Tae-yong (STY), pelatih Timnas Indonesia, yang membedakan antara mentalitas pemain lokal dengan pemain naturalisasi.
STY berpendapat bahwa pemain Indonesia sering kali terhimpit oleh ketakutan akan kekalahan, berbeda dengan pemain yang telah dinaturalisasi.
Namun, Bung Towel tidak sependapat. Menurutnya, pernyataan STY justru mengesampingkan potensi pemain lokal dan merendahkan mereka.
Dia menyoroti bahwa STY seharusnya bertanggung jawab atas pembinaan mental para pemain tersebut selama empat tahun lamanya memimpin Timnas Indonesia.
Tidak hanya mengkritik STY, Bung Towel juga tidak segan menyuarakan kritik terhadap PSSI.
Sebagai federasi sepak bola Indonesia, PSSI dianggap terlalu agresif dalam mengejar program naturalisasi pemain.
Baginya, hal ini justru mengancam kompetisi sepak bola di dalam negeri yang seharusnya menjadi lahan subur bagi perkembangan para pemain potensial.
Sebelum Piala Asia 2024 dimulai, upaya PSSI dalam menaturalisasi pemain sudah terlihat dengan suksesnya memberikan status WNI kepada sejumlah pemain keturunan, seperti Justin Hubner dari Wolverhampton Wanderers/Inggris, Sandy Walsh dari KV Mechelen, dan Ivar Jenner dari Jong Utrecht/Belanda.
Para pemain keturunan ini kemudian turut menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di Piala Asia 2024.
Di bawah arahan STY, Timnas Indonesia berhasil melangkah ke babak 16 besar, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah partisipasi Indonesia di turnamen tersebut.
Kehadiran Bung Towel tidak hanya terbatas pada kritik terhadap program naturalisasi, tetapi juga mencakup penilaian terhadap performa Timnas Indonesia di Piala Asia 2024 secara keseluruhan.
Salah satu fokusnya adalah tercapainya target yang dicanangkan oleh STY untuk lolos dari fase grup.
Update Terbaru
Tips Menata Tempat Tidur di Dekat Kamar Mandi agar Tetap Sehat
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
BenQ Buka Toko Monitor Eksklusif Pertama di India, Berlokasi di Mumbai
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
Program BSPS: Lebih dari Sekadar Bedah Rumah, Ini Dampak Ekonominya
Rabu / 17-06-2026, 16:29 WIB
Nasaruddin Umar Dinilai Layak Masuk Bursa Calon Ketua Umum PBNU
Rabu / 17-06-2026, 16:28 WIB
IFG Life Bayar Klaim Asuransi Kredit Rp394,2 Juta di Sulawesi Selatan
Rabu / 17-06-2026, 16:28 WIB
Masalah Visa Selesai, Mehdi Torabi Siap Perkuat Timnas Iran Hadapi Belgia
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini Tayangkan Film Thriller Follow Me
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Aryasatya Wishnutama Perkenalkan The Indelberg Way untuk Bangun SDM Unggul
Rabu / 17-06-2026, 16:25 WIB
Aktivitas Sesar Sausu Picu Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Diikuti 466 Gempa Susulan
Rabu / 17-06-2026, 16:24 WIB
Asal Usul Nama Dusun Pentil di Rembang Ternyata Bukan Bermakna Saru
Rabu / 17-06-2026, 16:24 WIB
Ford Beri Sinyal Resmi untuk Pickup Listrik Rp480 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB
Qualcomm Luncurkan Snapdragon Reality Elite untuk Kacamata Pintar
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB
Indonesia Harus Perkuat Hilirisasi Mineral Kritis Demi Ekonomi Hijau
Rabu / 17-06-2026, 16:21 WIB
Indonesia Harus Perkuat Hilirisasi Mineral Kritis Demi Ekonomi Hijau
Rabu / 17-06-2026, 16:20 WIB






