Ribuan demonstran pro-Palestina memadati kawasan Washington D. C.

pada Senin (27/7/2026).

>>> Gubernur Bali Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri Usai Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok

Aksi ini menentang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Gedung Putih.

Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan bilateral.

Para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk kritik terhadap dukungan AS.

Mereka mengecam kebijakan AS yang dinilai terlalu memihak Israel dalam konflik Gaza.

>>> Kucing Mengeong Terus? Ini 8 Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Aksi ini juga menyoroti status hukum Netanyahu di mata internasional.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu sejak 2024.

ICC menuduh Netanyahu bertanggung jawab atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Meski demikian, Trump menyatakan Netanyahu aman dan tidak akan ditangkap selama di AS.

>>> Zidane: Timnas Prancis Adalah Satu-satunya yang Saya Inginkan

Pernyataan Trump itu semakin memicu kemarahan para pendukung Palestina.

Demonstrasi berlangsung damai dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Belum ada laporan mengenai insiden atau bentrokan selama aksi berlangsung.

Demonstrasi ini merupakan bagian dari gelombang protes global yang mengecam kebijakan Israel di Gaza. Para aktivis menuntut agar AS menghentikan dukungan militer dan diplomatik kepada Israel.

>>> Update Prosperity Space Engineers Gratis: Faksi Baru dan Hadiah Prototech

Mereka juga mendesak pemerintah AS untuk mematuhi keputusan ICC dan menahan Netanyahu jika memasuki wilayah AS. Aksi serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa kota besar lainnya di dunia.