Kucing mengeong adalah cara alami mereka berkomunikasi dengan manusia. Namun, jika suara ini terdengar terus-menerus atau lebih sering dari biasanya, pemilik perlu waspada.

Ada berbagai alasan di balik perilaku ini, mulai dari hal sederhana seperti lapar hingga kondisi medis serius. Berikut delapan penyebab yang perlu diketahui.

>>> Zidane: Timnas Prancis Adalah Satu-satunya yang Saya Inginkan

Penyebab Kucing Mengeong Terus

1. Merasa Sakit.

Kucing yang kesakitan cenderung lebih gelisah dan bersuara lebih sering. Suara mengeong bisa terdengar keras atau melengking jika rasa sakitnya berat.

2. Lapar.

Kucing akan mengeong berulang kali untuk menarik perhatian pemiliknya. Mereka bahkan bisa mengajak Anda menuju tempat makan atau penyimpanan makanan.

3. Stres atau Ketakutan.

>>> Update Prosperity Space Engineers Gratis: Faksi Baru dan Hadiah Prototech

Lingkungan baru atau situasi asing, seperti saat dibawa ke dokter hewan, bisa membuat kucing menjadi lebih vokal. Suara mengeong kadang disertai desisan.

4. Sedang Birahi.

Kucing yang memasuki masa birahi umumnya mengeluarkan suara lebih keras dan lebih sering. Ini adalah cara alami untuk menarik lawan jenis.

5. Ingin Bermain.

Anak kucing atau kucing aktif sering mengeong sambil membawa mainan favorit. Ini adalah ajakan untuk bermain bersama.

6. Gangguan Saluran Kemih.

>>> One UI 9 Hadirkan Google Search Bar Bawaan di Layar Utama Galaxy Z Fold 8

Masalah pada saluran kemih membuat kucing mengeong saat berada di dekat kotak pasir. Kondisi ini tidak boleh diabaikan dan perlu penanganan dokter.

7. Penyakit Ginjal.

Meski jarang, penyakit ginjal bisa membuat kucing gelisah dan sering mengeong. Gejala lain termasuk nafsu makan menurun, lebih sering minum, dan buang air kecil meningkat.

8. Ingin Perhatian.

Beberapa kucing belajar bahwa mengeong adalah cara efektif untuk mendapatkan perhatian. Mereka akan terus melakukannya saat ingin dibelai atau diajak berinteraksi.

>>> Samsung Luncurkan Kartu Debit Travelogue untuk Wisatawan di Korea Selatan

Meskipun sering dipicu hal sederhana, kebiasaan mengeong terus-menerus bisa menjadi tanda gangguan kesehatan. Jika disertai perubahan nafsu makan, lesu, atau gejala lain, segera konsultasikan ke dokter hewan.