Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal bahwa insentif kendaraan listrik akan dikaitkan dengan mobil dan motor listrik nasional.

"Itu (insentif) nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," ujar Airlangga di kantornya, Senin (27/7).

>>> Salah PIN 13 Kali di HP Samsung Bisa Picu Factory Reset Otomatis

Ketika ditanya apakah kendaraan listrik di luar kategori tersebut masih bisa mendapatkan insentif, Airlangga menjawab singkat, "Mobil dan motor elektrik nasional."

Pernyataan ini muncul menjelang peluncuran motor listrik nasional bermerek baru yang dijadwalkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 13 Agustus 2026.

Pindad telah memastikan tidak terlibat dalam proyek motor listrik nasional karena fokus menggarap mobil nasional. Produsen motor listrik nasional baru akan diumumkan saat peluncuran.

Airlangga belum menegaskan apakah insentif akan dikucurkan bulan depan atau kembali mundur. Rencana terakhir pemerintah adalah menyalurkannya pada Agustus 2026, setelah target awal Juni dan Juli terlewat.

>>> Pemerintah Siapkan Rp17,5 Triliun untuk Bansos Beras Agustus-Oktober

Skema Insentif yang Dijanjikan

Pemerintah sebelumnya telah menjanjikan subsidi motor listrik Rp5 juta per unit dan diskon PPN mobil listrik. Besaran PPN ditanggung pemerintah 40-100 persen berdasarkan kandungan nikel baterai.

Kuota awal insentif ini sebanyak 200 ribu unit, terdiri dari 100 ribu mobil dan 100 ribu motor. Ada peluang kuota ditambah, namun mekanismenya belum dijelaskan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada awal Mei lalu mengatakan, "Kira-kira untuk mobil listrik akan kita kasih berapa?

>>> AS Kehabisan Amunisi? Trump Bantah dan Sindir Kebijakan Biden

100.000 subsidi pertama. Kalau habis kita kasih lagi.

Motor listrik juga sama. 100 ribu pertama kita akan kasih.

Berapa? Rp 5 juta."

Purbaya menyebut kuota bisa terus ditambah jika terserap habis, mengingat kapasitas produksi kendaraan listrik dalam negeri mencapai 300 ribu unit untuk mobil dan jutaan unit untuk motor.

>>> Rare Beauty Masuk Israel Lewat Impor Paralel, Selena Gomez Diboikot

Skema penyaluran insentif masih difinalisasi dan akan diumumkan oleh Kementerian Perindustrian bersama Kemenko Perekonomian.