Samsung dikabarkan akan menerapkan kebijakan keamanan baru yang lebih ketat pada layar kunci perangkat Galaxy melalui pembaruan One UI 9.

Pengguna yang salah memasukkan PIN, kata sandi, atau pola sebanyak 13 kali berturut-turut akan dipaksa melakukan factory reset sebagai langkah preventif.

>>> Pemerintah Siapkan Rp17,5 Triliun untuk Bansos Beras Agustus-Oktober

Kebijakan ini tertuang dalam dokumen dukungan resmi Samsung yang dipublikasikan akhir pekan lalu, sebagaimana dilaporkan Android Authority pada Selasa (28/7).

One UI 9 mengadopsi langkah keamanan lock screen yang lebih ketat untuk percobaan gagal secara berturut-turut.

Kebijakan ini merupakan turunan dari pembaruan keamanan Android 17. Sebelumnya, sistem Android memperbolehkan hingga 1.800 percobaan gagal dalam lima tahun.

>>> AS Kehabisan Amunisi? Trump Bantah dan Sindir Kebijakan Biden

Android 17 memangkas batas tersebut drastis menjadi hanya 20 kali percobaan. One UI 9 memperketat lebih jauh dengan batas 13 kali.

Berdasarkan dokumen Samsung, pengguna akan diminta menunggu 24 jam setelah 12 kali percobaan gagal, sebelum kesempatan terakhir pada percobaan ke-13.

Samsung juga menjelaskan sistem smart counting. Percobaan berulang dengan PIN atau kata sandi yang sama tidak akan dihitung ke dalam total percobaan gagal.

>>> Rare Beauty Masuk Israel Lewat Impor Paralel, Selena Gomez Diboikot

Pengguna Galaxy di One UI 9 akan melihat rincian jumlah percobaan yang tersisa dan teks panduan setiap kali terjadi kesalahan input.

Karena perangkat Galaxy sudah dilengkapi Factory Reset Protection, pengguna yang mengalami reset paksa tetap harus melakukan autentikasi ulang akun Samsung dan Google.

Android juga mewajibkan pengguna memasukkan PIN, kata sandi, atau pola setiap 72 jam sekali, meski menggunakan autentikasi biometrik.

>>> Ade Rai: Protein Adalah 'Obat' untuk Hidup Sehat dan Panjang Umur

Kebijakan ini akan berlaku lebih dulu pada Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan Z Flip8, yang menjadi perangkat pertama dengan Android 17.