>>> Timnas Indonesia Hadapi Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026, Herdman Optimistis

PB PABSI mempertandingkan 10 kelas di kategori Youth dan 10 kelas di kategori Junior. Setiap kelas disesuaikan dengan regulasi terbaru Federasi Angkat Besi Dunia (IWF).

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, PB PABSI menerapkan ketentuan Minimal Angkatan Pertama (MAP) pada setiap kelas.

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kualitas persaingan dan memastikan setiap daerah mengirimkan atlet terbaik sesuai standar IWF.

Sekretaris Jenderal PB PABSI, Djoko Pramono, mengatakan bahwa penerapan MAP merupakan upaya meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus sarana evaluasi pembinaan atlet di daerah.

"Diharapkan dari Kejurnas ini akan muncul lifter-lifter muda potensial yang kelak bisa dipanggil ke Pelatnas," ujarnya.

Selain MAP, PB PABSI juga memberikan penghargaan kepada lifter terbaik putra dan putri pada kategori Youth maupun Junior.

>>> Depresi Tak Selalu Tampak Sedih: Kenali 9 Gejala Tersembunyi Ini

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet muda untuk terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional.