Iran menampung salah satu populasi migran dan pengungsi Afghanistan terbesar di dunia, termasuk penduduk terdokumentasi dan tidak terdokumentasi.

Banyak warga Afghanistan telah melarikan diri dari konflik, kesulitan ekonomi, dan ketidakstabilan politik, dengan jumlah besar tiba setelah Taliban kembali berkuasa pada Agustus 2021.

Dalam beberapa bulan terakhir, otoritas Iran telah memperluas langkah keamanan dan operasi deportasi yang melibatkan migran Afghanistan tidak terdokumentasi.

Organisasi internasional, termasuk PBB, berulang kali menyatakan keprihatinan atas perlindungan pengungsi dan migran Afghanistan serta mendesak negara-negara untuk memastikan tindakan penegakan imigrasi mematuhi hukum HAM dan pengungsi internasional.

>>> Kubu Sarwendah Peringatkan Dampak Polemik Hak Asuh pada Anak

HANA memperingatkan bahwa jika hambatan hukum dan administratif tidak diatasi, kondisi yang memburuk setelah konflik baru-baru ini dapat memperdalam ketidakamanan hukum bagi migran Afghanistan dan meningkatkan risiko pelanggaran hak yang berkelanjutan, terutama bagi perempuan dan anak-anak.