Pusat data yang melonjak jumlahnya membutuhkan listrik, air, dan logam mulia dalam jumlah besar.

Jejak energi dan lingkungan pusat data meningkat pesat seiring pertumbuhannya.

Para pemimpin teknologi seperti Philippe Limantour dari Microsoft France telah membahas upaya mengurangi dampak lingkungan pusat data pada 2030.

Namun, tantangan keberlanjutan masih besar.

Tantangan Sebenarnya: Mengubah Diri Sendiri

AI tidak menetapkan target transisi ekologis. Ia hanya alat untuk menyempurnakan sistem yang sudah ada.

Banyak ahli iklim berpendapat bahwa kita justru membutuhkan revolusi gaya hidup untuk beradaptasi dengan perubahan iklim.

AI memang dapat membantu menemukan material rendah karbon, meningkatkan model iklim, atau merancang baterai yang lebih baik.

Namun, dukungan itu hanya berarti jika kita sendiri yang memutuskan dunia seperti apa yang kita inginkan.

>>> Flek Hitam di Wajah: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pilihan tetap ada di tangan kita. AI tidak akan melakukan perenungan batin untuk kita.