Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menjelang 2026, sejumlah inovasi siap diadopsi oleh negara anggota.

>>> Netanyahu Girang Trump Minta Normalisasi Saudi-Israel soal Deal Nuklir

Lima inovasi utama mencakup platform perdagangan digital berbasis AI, sistem pembayaran lintas batas yang terintegrasi, analitik big data untuk UMKM, otomatisasi rantai pasok, dan layanan publik berbasis AI.

Masing-masing menawarkan peluang besar bagi pelaku bisnis dan pemerintah.

Cara Efektif Memanfaatkan Inovasi APEC

Pertama, perusahaan dapat mengintegrasikan platform perdagangan digital untuk memperluas akses pasar internasional. Teknologi AI membantu mencocokkan penawaran dengan permintaan secara real-time.

Kedua, sistem pembayaran lintas batas yang terintegrasi memungkinkan transaksi lebih cepat dan murah. Bisnis perlu mengadopsi standar pembayaran digital yang disepakati APEC.

>>> 90 Mahasiswa Indonesia Raih Beasiswa Erasmus Mundus ke Eropa

Ketiga, analitik big data dapat digunakan UMKM untuk memahami tren pasar dan perilaku konsumen. Pemerintah daerah bisa menyediakan pelatihan akses data.

Keempat, otomatisasi rantai pasok berbasis AI meningkatkan efisiensi logistik. Perusahaan disarankan bermitra dengan penyedia teknologi yang terverifikasi.

Kelima, layanan publik berbasis AI seperti chatbot dan portal digital mempermudah akses informasi dan perizinan. Instansi pemerintah perlu memperbarui infrastruktur digitalnya.

>>> Cara Mudah Dapatkan Saldo Dana Rp793.000 Lewat Aplikasi Penghasil Uang 2026

Dengan mengadopsi kelima inovasi ini secara bertahap, negara anggota APEC dapat mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif pada 2026.