"Penanganan aritmia disesuaikan dengan penyebabnya, mulai dari perubahan gaya hidup, obat-obatan, ablasi jantung untuk menangani gangguan irama jantung, hingga pemasangan alat pacu jantung (defibrilator)," tuturnya.

Bagi masyarakat yang rutin berolahraga, ia mengimbau agar tidak memaksakan latihan ketika muncul keluhan yang tidak biasa.

Apabila jantung mulai berdebar tidak normal saat beraktivitas, latihan sebaiknya dihentikan sementara dan segera dilakukan evaluasi medis.

"Jika jantung mulai berdebar tidak wajar saat latihan, hentikan aktivitas sementara dan lakukan evaluasi.

Catat waktu munculnya keluhan, durasi, aktivitas sebelum gejala, serta kondisi penyerta, untuk membantu dokter mengenali pola gangguan irama jantung," imbau dr. Agung.

Dokter mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu keluhan menghilang dengan sendirinya.

>>> PLN Electric Run 2026 Digelar November, Target 8.000 Pelari

Pasalnya, aritmia yang tidak ditangani berpotensi berkembang menjadi kondisi serius sehingga deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi.