Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengunjungi Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan Assistant Secretary-General for Youth Affairs United Nations, Felipe Paullier.

>>> Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Lapor ke Bareskrim, Kerugian Rp750 Juta

Erick menyebut dua tantangan utama yang dihadapi generasi muda saat ini, yaitu ketersediaan lapangan pekerjaan dan kesehatan mental.

"Lapangan pekerjaan dan kesehatan mental menjadi dua isu besar yang paling dirasakan pemuda dan pemudi di dunia saat ini," ujar Erick dalam pernyataan yang diterima CNNIndonesia.

com, Jumat (24/7).

Menurutnya, program kepemudaan harus tepat sasaran dan relevan dengan tantangan yang dihadapi anak muda.

>>> Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Lapor ke Bareskrim, Kerugian Rp750 Juta

Erick menekankan pentingnya bertukar pengalaman dan praktik terbaik dengan negara lain serta lembaga internasional.

"Pemuda adalah kekuatan masa depan Indonesia. Tugas kita memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang," kata Erick.

Ia juga menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan kepemudaan melahirkan generasi yang berkarakter kuat, gigih, dan berempati.

>>> DPR Akan Panggil Kemendiktisaintek soal Pendirian URI

Kemenpora terus mendorong kebijakan yang membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas generasi muda menghadapi tantangan ke depan.