Transaksi aset digital seperti akun Mobile Legends, Free Fire, dan PUBG Mobile sering dilakukan secara organik di media sosial tanpa perlindungan.

Anonimitas menjadi celah bagi penipu, menyebabkan kerugian finansial dan ketidakpercayaan di kalangan pemain game.

>>> Shopee Luncurkan Layanan Instant 1 Jam Tiba, Jawab Kemacetan Logistik

Menjawab tantangan itu, Julie Sean Rekber hadir sebagai inovator sistem rekening bersama (rekber) yang memprofesionalisasi transaksi aset digital.

Layanan yang dirintis Julie Sean sejak Desember 2016 ini telah mengelola sekitar 10 juta transaksi, menjadikannya infrastruktur keamanan non-formal terbesar di komunitas game Indonesia.

Dari Korban Menjadi Inovator Keamanan

Lahirnya layanan ini didorong pengalaman pahit sang pendiri yang pernah menjadi korban penipuan. Julie melihat peluang membangun sistem escrow sederhana namun efektif bagi para pejuang digital.

"Gagasan mendirikan jasa rekber muncul karena melihat tingginya kebutuhan di kalangan komunitas game.

Jual beli akun game semakin berkembang, tetapi sebagian besar transaksi masih dilakukan langsung melalui media sosial atau forum, dan banyak terjadi penipuan.

Saya pribadi pernah ditipu dan saya tahu rasanya," ujar Julie Sean, Founder Julie Sean Rekber.

Sistem yang dikembangkan bekerja dengan menahan dana pembeli di titik tengah hingga proses pemindahan kepemilikan akun selesai secara teknis.

>>> 9 HP Murah dengan Kamera Terbaik di 2026, Cocok untuk Fotografi

Ini memastikan penjual tidak bisa melarikan uang sebelum akun berpindah, dan pembeli tidak bisa mengklaim akun tanpa membayar.

Dari Komunitas Menuju Entitas Profesional: CV JSN GROUP

Seiring meningkatnya skala transaksi, Julie memformalkan layanannya ke dalam badan hukum CV JSN GROUP pada tahun 2024.

Langkah ini memberikan lapisan kepercayaan lebih bagi pengguna dalam ekosistem ekonomi digital yang menuntut akuntabilitas legal.

"Kami membentuk CV JSN GROUP di tahun 2024 sebagai bentuk komitmen menjalankan usaha secara lebih profesional.

Tujuannya agar pembeli dan penjual merasa lebih yakin bertransaksi dengan penyedia jasa yang memiliki identitas usaha jelas dan berkomitmen menjalankan bisnis secara bertanggung jawab," tegas Julie.

Dalam operasionalnya, Julie dibantu Nico Martan dan TEAM JSN yang bertindak sebagai verifikator teknis.

Tim ini menangani kasus kompleks, mulai dari akun bermasalah hingga mediasi perselisihan dengan basis bukti riwayat percakapan dan data transaksi digital.

>>> Teknologi Biometrik Kemkomdigi Siap Putus Rantai Judi Online dan Mafia Scam Digital

Khusus di Jawa Timur, tim melakukan pendekatan persuasif secara fisik terhadap pelaku tidak kooperatif untuk menjaga integritas layanan.