Viral! Acara Lari di Bali Diduga Didominasi WNA dan Bernuansa Diskriminatif, Niluh Djelantik Desak Aparat Periksa Izin Kegiatan
Ukuran Teks
Dugaan Diskriminasi dan Monopoli Ruang Publik
Kasus ini menyoroti fenomena yang semakin sering muncul di kawasan wisata populer seperti Canggu, Ubud, dan Denpasar. Seiring dengan lonjakan jumlah ekspatriat dan digital nomad di Bali, gesekan sosial terkait penggunaan fasilitas umum semakin sering terjadi.
Dalam konteks acara lari ini, publik menyoroti bagaimana para peserta WNA diduga mengambil alih badan jalan secara penuh, sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya, termasuk masyarakat lokal. Hal ini tentu bertolak belakang dengan semangat kegiatan olahraga komunitas yang seharusnya merangkul semua kalangan tanpa memandang latar belakang kewarganegaraan.
Respons Netizen: Dukungan Luas dan Pertanyaan Kritis
Unggahan Niluh Djelantik dengan cepat menjadi viral, memicu banjir komentar dari warganet yang mayoritas memberikan dukungan penuh. Banyak yang mengapresiasi keberanian Niluh dalam menyuarakan isu yang sering kali dianggap tabu atau diabaikan.
Akun Instagram @kuesabine_bytutiputu, misalnya, menyoroti konsistensi Niluh sekaligus mengkritik sikap diam para pemangku kebijakan lain. "Sedetail itu Mbak Niluh peduli dengan Bali, kenapa kesannya Mbak Niluh sendirian? Pejabat-pejabat lain nggak pernah ada yang speak up tentang WNA," tulisnya, mencerminkan kelelahan publik terhadap minimnya penegakan aturan terhadap komunitas ekspatriat yang melanggar norma.
Sementara itu, akun @rezariyadyid memberikan perspektif dari pengalaman praktis penyelenggaraan acara. "Saya saja bikin kegiatan komunitas lari tidak sampai mengambil full jalan segitu, aku paling 1 baris dan 2 baris," jelasnya. Komentar ini memperkuat dugaan bahwa acara lari yang viral tersebut tidak mematuhi etika berbagi ruang publik yang lazim diterapkan oleh penyelenggara acara lokal.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bahasa Jawa yang Anggun dan Penuh Makna
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2026, Lengkap dengan Jadwal Pencairan
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
KFA Jatuhi Sanksi Berat, Shin Tae-yong Dilarang Melatih 10 Tahun di Korea Selatan
Jumat / 24-07-2026, 16:24 WIB
Prabowo: PDIP Sebenarnya Hatinya Sama dengan Pemerintah
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Resmi Dirilis
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Sammy Notaslimboy Kritik Prabowo: Kuasai APBN Defisit, Malah Nuduh Londo Ireng
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
Jaksa Agung Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Jalan, Tim 9 Masih Pimpin Pengusutan
Jumat / 24-07-2026, 16:22 WIB
BEI Awasi Saham ALKA yang Melonjak 25% dalam Sehari
Jumat / 24-07-2026, 16:21 WIB
Prabowo Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Harga Mati
Jumat / 24-07-2026, 16:21 WIB
Prabowo Klaim Hemat Anggaran Rp300 Triliun, Dana Dialihkan ke Program MBG
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Iran Kecam Rencana Trump Gunakan Aset Beku untuk Bayar Kerugian Selat Hormuz
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Samsung Masih Raja HP Lipat, Apple Langsung Tempel Ketat
Jumat / 24-07-2026, 16:19 WIB
Pekan Box Office Jepang: Kingdom ke-5 Puncaki Tangga, Film Anime You, Fireworks, and Our Promise di #5
Jumat / 24-07-2026, 16:15 WIB







