>>> Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar

Ia mengakui pemerintah telah mengambil langkah melalui kebijakan mandatori biodiesel yang berkembang dari B30, B35, B40 hingga B50 yang diluncurkan bulan ini.

Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan impor solar.

Pada 2024, sekitar 36,2 persen pasokan diesel nasional berasal dari biodiesel, sementara impor diesel turun menjadi sekitar 11,8 persen dari total pasokan nasional.

Meski demikian, menurut hasil pemodelan WRI Indonesia, kebutuhan diesel nasional diperkirakan terus meningkat hingga sekitar 87,5 juta kiloliter pada 2040 apabila tidak ada perubahan signifikan pada teknologi transportasi darat.

Di sisi lain, kapasitas produksi domestik, bahkan setelah peningkatan kapasitas kilang, diperkirakan hanya sekitar 26,5 juta kiloliter.

"Kesenjangan inilah yang menunjukkan bahwa peningkatan produksi energi saja tidak cukup. Kita juga harus mulai mengelola permintaan energinya, salah satunya melalui elektrifikasi angkutan barang," katanya.

Nirarta menilai elektrifikasi truk menjadi langkah strategis karena meski hanya berjumlah sekitar 6,2 juta unit atau 3,7 persen dari total kendaraan di Indonesia, sektor tersebut menyumbang sekitar 31,7 persen emisi transportasi darat.

"Jumlahnya memang sedikit, tetapi dampaknya terhadap konsumsi energi dan emisi sangat besar.

>>> IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat Jelang Akhir Pekan

Karena itulah, apabila kita ingin mendapatkan hasil yang signifikan dalam pengurangan emisi sekaligus penghematan konsumsi diesel, maka transformasi sektor truk harus menjadi prioritas utama," ujarnya.