Pengaruh lingkungan sekitar juga signifikan.

Mereka mengamati realitas kehidupan teman-teman yang sudah memiliki anak, termasuk hilangnya waktu intim dan kehidupan seks bersama pasangan.

Tekanan Sosial: Pria Lebih 'Kebal' Dibanding Wanita

Berbeda dengan perempuan yang kerap mendapat stigma negatif berat saat memilih childfree, pria cenderung menghadapi tekanan sosial dengan lebih santai.

Dr. Smith menyebutkan bahwa mayoritas pria dalam studinya hanya menertawakan atau mengabaikan tekanan tersebut.

Hal ini diperkuat oleh penelitian Profesor Tom Denson dari School of Psychology UNSW. Studi tersebut menemukan bahwa bias negatif masyarakat lebih condong menyudutkan wanita.

Pria yang memilih childfree dinilai lebih memiliki kehangatan interpersonal dibanding wanita yang memilih childfree, yang dipandang kurang hangat.

Wanita sering dipandang sebagai perawan tua, sementara pria dianggap sebagai sosok yang sedang menjalani impian.

Alih-alih meninggalkan warisan lewat garis keturunan atau nama keluarga, mereka memilih berkontribusi kepada masyarakat dengan cara lain, seperti aktif dalam kegiatan amal, berdonasi, atau membimbing generasi muda.

>>> Anak SD Diajak Rancang Sekolah Lebih Sejuk Hadapi Suhu Panas

Mereka memiliki keyakinan kuat bahwa pilihan hidup ini tidak membuat mereka lebih rendah daripada pria yang memiliki anak.