Ia menekankan bahwa Rick adalah pria dewasa, mereka belum siap untuknya pulang, dan ia bermain keras karena menjadi HOH. Ia juga meminta apresiasi untuk Drew yang ada di setiap grup dan dicintai semua orang.

Ia menutup dengan membandingkan reaksi publik dengan pengalaman televisinya di masa lalu. "Musim pertamanya di Survivor menghancurkan saya dan membangun saya kembali.

Saya telah belajar untuk mengabaikan orang-orang yang tidak mengenal hatinya seperti saya," tulisnya.

Ketegangan di Dalam Rumah Meningkat

Sementara itu, dinamika di dalam rumah semakin memanas. Anggota aliansi yang tersisa mengevaluasi posisi mereka di tengah perkembangan permainan.

Angela Murray dan Dee Valladares mendiskusikan kekuatan jumlah mereka, namun juga meragukan apakah mereka sedang dimanipulasi.

"Saya masih merasa kami memiliki jumlah," kata Angela Murray. Dee Valladares setuju, tetapi kemudian bertanya, "Apakah saya terlalu paranoid?

Apakah saya dimainkan atau dia yang dimainkan?"

Rome Seymour mengadakan pertemuan darurat dengan penghuni pria untuk membujuk mereka agar mempertahankannya sebagai tameng manusia.

Namun, Dee Valladares menginterupsi pertemuan tersebut bersama Devens dan Jason, dengan alasan bahwa pertemuan itu tidak adil karena tidak mengundang para nominasi.

Rome membela diri dengan mengatakan bahwa ia membutuhkan suara mereka. Dee menegaskan bahwa para nominasi merasa tidak enak dan tidak akan mengakui secara terbuka.

Sebelum pergi, ia mengungkapkan frustrasinya dan mengingatkan bahwa suara juga ada di ruangan ini.

>>> Praspa 2026: Prabowo Tegaskan Pangkat Adalah Amanah, Bukan Simbol Kekuasaan

Siaran langsung mendatang akan mengungkap apakah Devens berhasil menjalankan rencana jebakannya atau justru tindakan agresifnya menggoyahkan posisinya sendiri.