>>> Samsung Galaxy Z Fold 8: Lebar dan Ringan, Ini Ukuran Pastinya

Sisanya berupa cairan pekat (brine) yang belum bisa diolah lebih lanjut.

Penyempurnaan Riset 40 Tahun

Riset sistem daur ulang air tertutup ini bermula sejak era 1970-an.

Stasiun luar angkasa Skylab yang beroperasi pada 1973-1974 saat itu belum memiliki teknologi daur ulang air sama sekali, sehingga seluruh pasokan air harus dikirim dari Bumi.

Sejumlah purwarupa sempat gagal pada era 1980-an dan 1990-an, termasuk penggunaan membran osmosis balik yang cepat rusak serta metode distilasi termoelektrik yang tidak berhasil.

Barulah pada akhir 1990-an, pendekatan berbasis centrifuge dipilih.

Sistem pemulihan air generasi pertama mulai dipasang di ISS pada 2008.

Sistem tersebut sempat bermasalah pada tahap awal operasinya karena motor centrifuge menyedot arus listrik lebih besar dari perkiraan sehingga berulang kali mati.

Tingkat efisiensi daur ulang baru mencapai 98 persen setelah penambahan unit pengolah brine di tahun-tahun berikutnya.

Unit toilet versi Orion yang dibawa dalam misi Artemis II pada April 2026 juga sempat mengalami gangguan tak lama usai peluncuran.

Selang saluran urine dilaporkan bermasalah, dan kru sempat mencium bau terbakar dari unit tersebut sehingga sempat menggunakan alat penampung darurat.

>>> Bukan RI, Ini Negara ASEAN dengan Konsumsi Daging Babi Tertinggi

NASA membela besaran anggaran tersebut dengan alasan bahwa alternatif tanpa sistem ini bukan pilihan yang layak untuk misi jangka panjang.