Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut berperan aktif menyebarkan informasi yang akurat. Masyarakat juga diminta membantu menangkal penyebaran hoaks maupun fitnah yang dapat mengganggu pelaksanaan program.

Menurutnya, kritik maupun laporan mengenai dugaan pelanggaran tetap diperlukan selama didasarkan pada fakta. Namun, ia mengingatkan agar informasi yang beredar tidak dibangun di atas narasi yang menyesatkan.

"Orang itu kemudian mudah sekali membuat sensasi dengan tema makan bergizi, jadi viral, mungkin jadi bangga.

Namun, maksud saya se-viral apapun enggak ada masalah, tetapi saya ingin itu kemudian diberitakan atau diunggah kebenaran. Kalau ada pelanggaran, pelanggaran itu memang ada kebenaran.

Jangan sampai kita kemudian ada hoaks, ada fitnah," tutur Sudaryono.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan kepercayaan publik setelah muncul berbagai persoalan tata kelola dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Dengan mengusung transparansi, keterbukaan, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan, pemerintah berharap dapat menjalankan program prioritas nasional tersebut secara lebih akuntabel.

>>> Pria di Florida Gugat OpenAI, Klaim ChatGPT Hampir Membunuhnya dengan Saran Medis Berbahaya

Manfaatnya pun benar-benar dirasakan masyarakat luas.