Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, memberikan peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap aksi pencatutan nama maupun desakan perlakuan khusus dalam proyek tersebut.

>>> Shakira Ceritakan Peran Lewis Hamilton Pertemukan Dia dengan Mbappe untuk Video 'Dai Dai'

Sudaryono mengaku tidak akan pandang bulu dalam menegakkan aturan penerapan program MBG.

Ia meminta publik melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan dugaan penyelewengan atau pemaksaan turunnya anggaran dengan mengaku sebagai rekanannya.

"Siapa pun itu yang melakukan tindakan tidak benar, saya tidak ada toleransi. Silakan laporkan ke pihak berwajib.

Saya tidak peduli siapa pun itu," ujar Sudaryono di kantor BGN, Rabu (22/7/2026).

Pernyataan ini merupakan langkah tegas untuk memastikan ekosistem pengadaan dan penyaluran gizi bebas dari intervensi nepotisme serta tekanan politik.

>>> Samsung Resmi Luncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Fold8, dan Flip8

Seluruh jajaran internal BGN diminta menolak segala bentuk intimidasi.

"Urusan hukum adalah urusan penegak hukum. Kami menyerahkan sepenuhnya investigasi, penyelidikan, dan penyidikan kepada penegak hukum," tegas Sudaryono.

Ia juga mengimbau pelaku usaha, mitra pengelola dapur, dan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aksi pemerasan atau permintaan jatah ilegal ke aparat penegak hukum.

"Yang tadinya manual tergantung pada orang-orang, tidak boleh lagi. Harus by system, trust in system," jelas Sudaryono.

>>> Resmi! Harga Samsung Galaxy Fold8, Fold8 Ultra, dan Flip8 di Indonesia

Sikap berani ini diharapkan menjadi garansi transparansi bagi investor dan pelaku UMKM yang ingin bermitra secara bersih dalam program MBG.