Argentina Setujui Reaktor Nuklir Swasta Senilai $1,2 Miliar, Perusahaan AS di Baliknya Mengejutkan
Uji Coba Model Bisnis SMR
SMR dirancang untuk mengurangi ukuran dan memanfaatkan komponen buatan pabrik. Namun, penghematan terbesar biasanya terjadi setelah desain distandarisasi, bukan pada unit pertama.
Proyek ACR-300 menjadi eksperimen bisnis apakah perusahaan swasta dapat mendanai reaktor komersial pertama di pasar negara berkembang sambil memenuhi standar keselamatan.
>>> Meski Kalah di Final, Argentina Juara Trafik Internet Piala Dunia 2026
Super RIGI dan Dukungan Regulasi
Proposal ini mungkin mencari manfaat di bawah kerangka investasi "Super RIGI" Argentina karena melebihi ambang batas $1 miliar.
RUU tersebut telah disetujui DPR pada 24 Juni 2026, namun masih menunggu persetujuan Senat.
Pemerintah menyajikan pengaturan ini sebagai model di mana negara menyediakan aturan yang dapat diprediksi dan investor swasta menanggung risiko modal.
Sengketa CNEA dan Masa Depan Nuklir Argentina
Pengumuman ini muncul di tengah sengketa sengit di Komisi Energi Atom Nasional (CNEA).
Presiden CNEA Martín Porro mengatakan 61 kontrak jangka tetap tidak diperpanjang, sementara serikat pekerja berpendapat pemotongan itu melemahkan kapasitas penting.
Ketegangan ini memicu perdebatan tentang CAREM, prototipe reaktor negara yang lebih kecil, yang konstruksinya terhenti.
CAREM dan ACR-300 tidak dapat dipertukarkan, namun perbedaan ini menimbulkan pertanyaan apakah Argentina dapat memperluas investasi nuklir swasta sambil melindungi basis penelitian publik.
Langkah Selanjutnya
Sebelum konstruksi dimulai, Kementerian Ekonomi harus menyetujui inisiatif ini dan Otoritas Regulasi Nuklir Argentina harus memberinya izin.
Investor juga perlu menunjukkan paket pembiayaan yang kredibel, kontrak konstruksi akhir, dan rencana rantai pasokan.
Proyek ini masih berupa proposal, bukan pembangkit yang sedang dibangun.
>>> Mike Preston, Aktor 'Mad Max 2: The Road Warrior', Meninggal di Usia 93
Ujian sesungguhnya adalah perizinan, pembiayaan akhir, pengendalian biaya, dan apakah desain pertama dapat memenuhi target pembangunan lima tahun.
Update Terbaru
Link Live Streaming Indonesia vs Kamboja di Leg 2 SEA V Cup 2026
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Sudaryono Larang Titip-Titip Proyek MBG: Jangan Ngaku Keluarga Saya!
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Polri: Jaringan Teror Abdul Karim Sudah Ditangkap di Malaysia
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Imunisasi HPV Lampaui Target, Bio Farma Perkuat Dukungan Vaksin Dalam Negeri
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Sudaryono Tegaskan Zero Tolerance terhadap Korupsi di Program MBG
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Said Iqbal Ungkap Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK 1.500 Pekerja
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Alasan Prabowo Pilih Pejabat Militer Pimpin Universitas Republik Indonesia
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra2 Resmi, Harga Mulai Rp5,9 Juta
Rabu / 22-07-2026, 22:35 WIB
Saham Dell Melonjak Berkat Pertumbuhan Pendapatan AI Server yang Pesat
Rabu / 22-07-2026, 22:12 WIB
Otopsi Independen Nolan Wells: Penyebab Kematian Tidak Dapat Ditentukan
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
2K Resmi Umumkan Cover Athlete NBA 2K27 dan Tanggal Rilis September
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Ted Lasso Kembali untuk Musim Keempat di Apple TV Plus
Rabu / 22-07-2026, 22:11 WIB
Air New Zealand Perbarui Kabin Boeing 777-300ER, Kursi Baru Lebih Ergonomis
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB
Subang Jadi Lokasi Pabrik Motor dan Mobil Listrik Nasional
Rabu / 22-07-2026, 22:10 WIB







