Permintaan chip memori melonjak seiring pesatnya pertumbuhan kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa tahun terakhir.

Produsen chip memori global pun menaikkan harga produk mereka. Samsung, sebagai pemimpin pasar, menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan.

>>> Vitamin B12: Kunci Rahasia Tetap Muda dan Sehat Lebih Lama?

Namun, melihat peluang besar, perusahaan asal China, CXMT, berencana memperluas bisnis memori secara signifikan.

Meski CXMT diprediksi tumbuh pesat, laporan terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa CXMT tidak akan mampu menggulingkan Samsung dalam waktu dekat.

Proyeksi Pasar DRAM 2026-2028

Menurut laporan tersebut, pangsa pasar DRAM global CXMT diperkirakan naik dari sekitar 8% pada kuartal I-2026 menjadi 11% pada 2028.

>>> Viral, Ronaldo Kepergok 'Like' Unggahan Tuduhan Korupsi FIFA

Sementara itu, pangsa Samsung diproyeksikan turun dari 36% menjadi 34% dalam periode yang sama.

Meski mengalami penurunan, Samsung tetap menjadi produsen DRAM terbesar di dunia.

CXMT diperkirakan hanya akan bertahan di posisi keempat hingga 2028. Peringkat kedua dan ketiga ditempati SK hynix (29%) dan Micron (23%).

>>> 5 Rekomendasi Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Termurah, Mulai Rp600 Ribuan

Artinya, tiga besar industri chip memori diperkirakan tidak akan berubah dalam beberapa tahun ke depan.