Sebagian ruangan SDN Kebayoran Lama 09 Pagi roboh sejak 2024. Akibatnya, proses belajar mengajar siswa tidak maksimal.

Orang tua murid khawatir bangunan akan roboh sewaktu-waktu hingga membahayakan keselamatan anak-anak mereka.

Sebanyak 200-an siswa terpaksa menumpang di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di sebelahnya. Karena kondisi itu, para siswa harus masuk sekolah pada siang hari.

"Karena kan numpang jadi sekolah sore baru kita, jadinya anak-anak juga mungkin kurang nyaman. Jadinya anak-anak kurang untuk leluasa lah," tutur Evi Afrida, salah satu orang tua siswa.

Selain masalah jam sekolah yang tidak menentu, jam masuk siang membuat anak-anak kehilangan waktu untuk pendidikan agama atau mengaji di sore hari.

"Karena kan sekarang masuknya siang, jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang yang ngaji. Sudah dua tahun tidak ngaji lagi.

Kan ngajinya itu di sore, habis asar biasanya. Kita kan di sini pulang sekolahnya jam 5, dari jam 1 sampai jam 5.

>>> Gaji Besar Djimon Hounsou di 'Rebel Moon' dan 'Quiet Place' Terungkap

Jadinya anak-anak di sore itu ya sudah untuk aktivitas agama jadinya nggak nyaman," keluhnya.